Berikut ini adalah beberapa informasi mengenai Asuransi Banjir: Pengertian dan Tarif Preminya dari situs Wisatasia, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda.

Banjir dan macet adalah dua hal yang menjadi momok menakutkan bagi kebanyakan warga Jakarta dan sekitarnya. Bagaimana tidak, setiap kali musim penghujan datang maka hal ini akan menjadi ritual tahunan yang seolah tak pernah habis agendanya.

Meski banyak usaha yang telah dilakukan oleh pemerintah dan warga, namun tetap saja banjir seolah enggan absen dari wilayah ibu kota. Suka atau tidak, senang atau tidak, banjir akan selalu menjadi “tamu” musiman yang membawa barbagai macam masalah di tiap kedatangannya.

Kerugian yang Ditimbulkan Karena Banjir

Kerugian Karena Banjir via carbonbrief.org
Kerugian Karena Banjir via carbonbrief.org
Banyak kerugian yang akan ditimbulkan oleh banjir, beragam aktifitas masyarakat harus terpaksa dihentikan, sekolah diliburkan dan perekonomian akan mengalami kelumpuhan karena sulitnya akses transportasi dan akomodasi dalam menjalankannya. Hal ini tentu saja bukan sebuah berita bagus bagi geliat kehidupan masyarakat, terutama mereka yang menggantungkan hidupnya sebagai wiraswasta atau pekerja lepas yang tidak mendapatkan gaji bulanan dari sebuah perusahaan. Tidak ada jaminan yang akan menjadi pegangan mereka untuk terus melanjutkan hidup, karena sumber penghasilan akan terhambat dan tidak menghasilkan apapun sebagai mata pencaharian.

Tidak cukup hanya sampai di situ saja, banjir juga akan meninggalkan berbagai macam permasalahan di tengah-tengah masyarakat, seperti: kerugian dalam bentuk materi akibat kerusakan properti dan aset lainnya yang terendam air banjir. Serta yang tak kalah berbahayanya adalah menjangkitnya penyakit-penyakit pasca banjir yang pada umumnya termasuk dalam kategori penyakit berbahaya, seperti: muntaber, diare dan DBD. Hal ini tentu saja merupakan sebuah permasalahan serius yang tidak bisa dibiarkan, kita membutuhkan langkah-langkah tepat dan cepat untuk bisa kembali kepada kehidupan normal seperti sebelum banjir terjadi.

Meski belum ditemukan cara yang benar-benar ampuh untuk mengatasi banjir dan membawa kita keluar dari agenda tahunan tersebut, namun kita dapat mengambil beberapa tindakan sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan diri kita dan juga aset yang kita miliki. Selain membekali diri dengan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan, maka yang tak kalah penting untuk kita miliki adalah asuransi perluasan perlindungan terhadap resiko banjir.

Apa Itu Asuransi Banjir?

Asuransi Banjir via buildium.com
Asuransi Banjir via buildium.com
Barangkali banyak di antara kita yang beranggapan bahwa asuransi properti telah cukup untuk melindungi seluruh rumah kita dari segala resiko yang mungkin saja sewaktu-waktu dapat kita alami. Namun ada baiknya kita kembali mengenali dan memahami bahwa asuransi properti tidak bisa melindungi rumah kita dari resiko banjir.

Asuransi banjir atau lebih dikenal dengan istilah asuransi perluasan perlindungan terhadap resiko banjir merupakan produk tambahan yang manfaatnya bisa kita nikmati dengan cara menambahkan polis tersebut pada asuransi properti yang kita miliki sebelumnya.
Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa asuransi perluasan banjir adalah semacam fitur tambahan dari asuransi properti. Jadi kita hanya bisa memiliki asuransi perluasan banjir jika kita juga telah memiliki asuransi properti sebelumnya.

Asuransi perluasan banjir akan membantu kita melindungi aset rumah kita dari resiko kerugian yang ditimbulkan oleh banjir. Hal ini tentu saja sangat bermanfaat, mengingat banjir sewaktu-waktu dapat datang dan merusak properti dan perabotan yang kita miliki.

Siapa Saja yang Membutuhkannya?

Kawasan Banjir via grapevinetexas.gov
Kawasan Banjir via grapevinetexas.gov
Pada dasarnya asuransi perluasan banjir tidak bisa didapatkan oleh semua orang, hal ini disebabkan oleh kebijakan dari perusahaan asuransi yang hanya memberikan layanan asuransi banjir hanya pada wilayah-wilayah tertentu saja.

Mereka yang mendapatkan layanan asuransi perluasan banjir adalah mereka yang tinggal atau mendiami sebuah rumah atau properti yang terdapat di wilayah cakupan asuransi perluasan banjir itu sendiri. Dalam hal ini yang dimaksud dengan pengguna rumah adalah pemilik atau pun orang yang menyewa dan yang tinggal di rumah tersebut.

Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Bagaimana Cara Mendapatkan via mainstreet.com
Bagaimana Cara Mendapatkan via mainstreet.com


Pada awalnya asuransi perluasan banjir telah termasuk di dalam pertanggungan dari asuransi properti, namun seiring dengan perkembangan zaman dan semakin tingginya frekuensi banjir yang terjadi di kota-kota besar, maka pihak penyedia jasa asuransi mengeluarkannya dari polis asuransi properti dan menjualnya secara terpisah.

Kita bisa mendapatkannya dengan cara menambahkannya pada asuransi properti yang telah kita miliki atau membelinya bersamaan dengan waktu kita membeli asuransi properti. Kita tidak mungkin membelinya tanpa membeli asuransi properti, karena pada dasarnya asuransi perluasan banjir hanyalah sebuah polis tambahan bagi asuransi properti.

Datangi pihak kantor asuransi dan minta mereka menjelaskan seluruh isi polis tersebut sebelum kita membelinya. Hal ini akan sangat penting sebagai bentuk antisipasi kita terhadap terjadinya salah penafsiran yang mungkin saja akan menimbulkan kerugian bagi kita di kemudian hari.

Berapa Besar Resiko yang Ditanggung?

Resiko Yang Ditanggung via cuinsight.com
Resiko Yang Ditanggung via cuinsight.com
Resiko perluasan banjir bisa saja memiliki nilai pertanggungan yang berbeda dengan nilai properti yang kita miliki, karena itu jangan pernah lupa untuk menanyakan hal tersebut secara detail kepada pihak perusahaan asuransi sebelum anda membelinya.

Pada umumnya sebuah asuransi perluasan banjir pasti selalu menerapkan sistem resiko sendiri dalam jumlah persentase yang menjadi tanggung jawab kita sebagai tertanggung pemilik properti yang diasuransikan.

Selalu cermati dan tanyakan dengan jelas mengenai resiko tersebut pada saat kita akan membeli polis asuransi dan pastikan kita benar-benar paham dengan jelas setiap pasal di dalam polis asuransi kita.
Contoh: bila besaran resiko sendiri adalah sebesar 10% of klaim minimal Rp10.000.000 maka kita memiliki tanggung jawab untuk menanggung biaya sebesar 10% dari total nilai klaim yang timbul dan disetujui oleh pihak perusahaan asuransi, atau minimal sebesar Rp.10.000.000 mana yang jumlah yang lebih besar.

Atau dalam hal ini dapat juga diartikan jika nilai klaim yang terjadi lebih kecil dari Rp10.000.000 maka akan tetap menjadi tanggung jawab pribadi kita dan asuransi tidak akan mengganti kerugian yang timbul tersebut.

Oleh sebab itu, akan sangat bijak bila kita memahami dengan jelas apa saja isi dari polis asuransi perluasan banjir yang kita miliki.

Berapa Tarif Premi yang Ditetapkan?

Besarnya Tarif Premi Yang Dibayar via paycom.com
Besarnya Tarif Premi Yang Dibayar via paycom.com


Sama halnya dengan jenis premi di dalam asuransi lainnya, jumlah premi yang ditetapkan dalam asuransi perluasan banjir juga akan ditentukan oleh kondisi lokasi atau wilayah properti kita. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa: bila properti kita berada di wilayah yang rentan dan beresiko tinggi terhadap terjadinya banjir, maka secara otomatis premi yang kita tanggung juga akan lebih tinggi bila dibandingkan dengan properti yang berada di wilayah beresiko sedang dan rendah.

Nilai premi yang harus kita bayarkan juga akan dihitung berdasarkan beberapa hal, seperti: lamanya bangunan telah berdiri, jumlah lantai bangunan, lokasi bangunan dan beberapa hal yang lainnya.
Penentuan tarif premi ini secara khusus diatur di dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/SEOJK.05/2015 yang membagi tarif tersebut berdasarkan zona dan wilayah sebagai berikut:
  • Zona 1 adalah zona yang mencakup wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.
  • Zona 2 adalah zona yang mencakup wilayah di luar DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.
Pada dasarnya tarif premi yang dikenakan pada zona 1 akan lebih tinggi bila dibandingkan dengan tarif bagi wilayah zona 2. Selain hal tersebut, penentuan tarif premi juga akan dihitung berdasarkan ketinggian banjir yang diatur di dalam 4 zona, seperti di bawah ini:
  • Low : zona ini adalah ketinggian banjir yang kurang dari atau sama dengan 30 cm.
  • Moderate : zona ini berada pada ketinggian banjir di antara 30 cm sampai 60 cm.
  • High : zona ini berada pada ketinggian banjir di antara 60 cm sampai 100 cm.
  • Very high : zona ini berada pada ketinggian banjir yang lebih dari 100 cm.

Apa Saja Persyaratan Pengajuan Klaim?

Syarat Pengajuan Klaim via equitablepublicadjusters.com
Syarat Pengajuan Klaim via equitablepublicadjusters.com
Hal yang tak kalah penting untuk diperhatikan tentu saja persyaratan yang harus dilengkapi pada saat pengajuan klaim. Berikut ini adalah beberapa persyaratan wajib yang harus kita bawa pada saat melakukan klaim asuransi perluasan banjir:

1. Polis asuransi
Bila terjadi kasus di mana polis asuransi kita hilang pada saat terjadinya banjir, maka tidak perlu khawatir karena pihak asuransi akan mengerti dan menyiapkan salinannya saat kita melakukan klaim di kantor mereka.
2. Fotokopi KTP.
3. Berita acara mengenai banjir dari kelurahan dan atau kepolisian setempat.
4. Daftar barang dan perkiraan harganya.
Sebagai bentuk antisipasi terhadap penolakan klaim, maka sebaiknya kita memiliki foto barang-barang di rumah yang diambil sebelum banjir karena ketika banjir sudah datang, bisa jadi barang-barang di rumah telah berantakan dan bahkan hilang.

Cari Tahu Lebih Lanjut

Sebelum Anda mengambil asuransi banjir untuk rumah Anda, ada baiknya Anda mempelajari lebih lanjut apa saja syarat dan prosedur dalam pengajuan klaim saat terjadi musibah banjir. Cari tahu juga berapa besarnya premi yang harus Anda bayar. Dengan begitu akan memudahkan Anda nantinya saat mengajukan klaim atas musibah banjir yang Anda alami.

Artikel Terbaru

[recent][fbig1][#1d8bee]

Bisnis

[Bisnis][fbig1][#1d8bee]

Asuransi

[Asuransi][fbig1][#1d8bee]

Wisata

[Wisata-Indonesia][fbig1][#1d8bee]

Ikuti Informasi Menarik Dari Kami Melalui Email

Diberdayakan oleh Blogger.