Berikut ini adalah beberapa informasi mengenai Asuransi-Kendaraan dari situs Wisatasia, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda.

Alat transportasi adalah hal yang penting bagi Anda yang harus beraktivitas ke tempat yang jauh dari rumah. Terutama alat transportasi sangat dibutuhkan bagi orang yang hidup di kota-kota besar, seperti contohnya di Jakarta. Meski alat transportasi umum di Jakarta sudah semakin baik, namun memiliki kendaraan pribadi adalah sesuatu yang juga dibutuhkan demi kemudahan beraktivitas.

Ketika Anda memiliki kendaraan, pasti Anda akan menjaga kondisi kendaraan Anda agar selalu baik dan layak pakai. Salah satu bentuk penjagaan yang dapat Anda lakukan adalah melalui asuransi kendaraan bermotor. Produk asuransi ini menjamin setiap kerugian atau kerusakan pada motor atau mobil Anda. Apakah asuransi ini penting? Ya! Inilah alasannya.

Alasan Pentingnya Asuransi Kendaraan

Asuransikan Kendaraan Anda via gironeslawyers.com
Asuransikan Kendaraan Anda via gironeslawyers.com

1. Melindungi dari Resiko Pencurian Kendaraan

Harga beli kendaraan bermotor tidaklah murah, jadi sudah pasti Anda akan sangat menjaga agar kendaraan Anda tetap aman dan tetap menjadi milik Anda. Tetapi musibah bisa terjadi kepada siapa saja, kapan saja, dan dimana saja. Meski sudah menjaganya sedemikian rupa, resiko pencurian kendaraan selalu ada. Jadi, yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kendaraan Anda dari resiko pencurian adalah dengan asuransi kendaraan. Jika kendaraan Anda dicuri, pihak asuransi akan memberikan sejumlah dana yang besarannya sesuai dengan ketentuan dari pihak asuransi.

2. Melindungi dari Resiko Kerusakan Kendaraan

Terkadang, meskipun Anda sudah sangat berhati-hati saat mengemudikan kendaraan Anda, tetap saja bisa terjadi kecelakaan, baik itu kecelakaan kecil atau besar. Seberapapun kecilnya dampak kecelakan itu, biaya untuk membuatnya kembali seperti semula membutuhkan uang yang tidak sedikit. Namun dengan adanya asuransi kendaraan, biaya tersebut akan lebih murah daripada harga pasaran.

3. Membantu Anda Bertanggung Jawab Pada Pihak Ketiga

Saat terjadi kecelakaan yang melibatkan pihak ketiga, biasanya Anda akan kesulitan dalam menghadapinya dan membutuhkan uang yang besar untuk memberikan tanggung jawab terhadapnya. Anda akan membutuhkan biaya untuk hukum dan profesional. Bila Anda memiliki asuransi kendaraan bermotor, pihak asuransilah yang akan mengambil alih tanggung jawab Anda atau pengendara Anda jika terjadi kecelakaan itu. Jadi Anda tidak perlu pusing dan membayar mahal untuk bertanggung jawab.

Berapa Besar Biaya Preminya?

Lindungi Kendaraan Anda dengan Asuransi via bobsgear.com
Lindungi Kendaraan Anda dengan Asuransi via bobsgear.com

Semua manfaat asuransi kendaraan bermotor ini dapat Anda rasakan asalkan Anda mau membayarkan premi kepada pihak asuransi. Besarnya harga premi yang Anda bayarkan berdasarkan pada beberapa pertimbangan, yaitu:

1. Jenis dan harga Kendaraan

Hal pertama yang dipertimbangkan sebelum menentukan biaya premi asuransi kendaraan adalah jenis kendaraan Anda. Jenis kendaraan umumnya dibagi menjadi 3 jenis, yaitu kendaraan non bus dan non truk, kendaraan bus dan truk, dan kendaraan roda dua. Pembagian berdasarkan jenis kendaraan ini berlaku untuk produk asuransi Total Loss Only (TLO) dan All risk.
Setelah selesai mengkategorikan jenis kendaraan, harga kendaraan juga menjadi pertimbangan sebelum akhirnya biaya premi asuransi Anda ditentukan. Harga kendaraan juga kan dikategorikan ke beberapa kategori. Semakin mahal harga kendaraan Anda, semakin mahal premi yang harus Anda bayarkan.

2. Wilayah Pertanggungan

Setelah mempertimbangkan jenis dan harga kendaraan, wilayah pertanggungan adalah pertimbangan berikutnya. Wilayah pertanggungan dibagi menjadi 3 bagian, yakni wilayah 1  yang mencakup Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Bangka-Belitung, Lampung, Bengkulu, dan Jambi. Wilayah 2 mencakup Jakarta, Banten, Bandung, Cirebon, Bogor, Purwakarta, Karawang, Subang, Garut, Tasikmalaya, Sumedang, Ciamis, dan Banjar. Serta wilayah 3 mencakup wilayah-wilayah yang tidak tercakup pada wilayah 1 dan 2. Pertimbangan ini juga berlaku untuk produk TLO dan All Risk.

3. Umur Kendaraan

Hal terakhir yang menjadi pertimbangan penentuan harga premi adalah umur kendaraan Anda saat masuk ke asuransi. Fasilitas dan aturan asuransinya juga berbeda-beda tergantung pada masing-masing perusahaan asuransi. Semakin tua umur kendaraan Anda, biasanya harga preminya akan lebih mahal. Seperti aturan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni ada penambahan 5% per tahun untuk setiap kendaraan yang sudah berumur di atas 5 tahun dan hanya berlaku untuk jenis asuransi All Risk.

Ayo Segera Daftarkan Kendaraan Anda

Menjaga kendaraan Anda adalah hal yang penting karena berpengaruh pada keselamatan jiwa Anda, keuangan Anda, dan juga orang lain. Akan lebih baik jika Anda mendaftarkan kendaraan Anda untuk asuransi kendaraan saat Anda baru memiliki kendaraan itu karena selain lebih murah, hal ini juga akan memperkecil kerugian yang mungkin terjadi pada Anda dan kendaraan Anda. Ayo segera daftarkan kendaraan Anda agar selalu terlindungi.

Semua manusia yang ada di bumi ini tak akan bisa lepas dari adanya resiko. Karena adanya resiko tersebut, maka banyak produk asuransi yang bermunculan untuk menjawab permasalahan itu. Memiliki asuransi memang sangat penting untuk melindungi Anda di berbagai aspek. Seperti kesehatan, pendidikan, juga untuk kendaraan pribadi Anda. Bagi Anda yang memiliki kendaraan roda dua atau motor, pasti tahu bagaimana rentannya jenis kendaraan tersebut. Kecelakaan di Indonesia umumnya banyak yang melibatkan motor.
Bagi Anda yang merasa sudah sangat berhati-hati dalam berkendara pun, masih beresiko terkena kecelakaan. Jadi, jika Anda ingin selalu menjamin keamanan kendaraan kesayangan Anda ini, sebaiknya asuransikan motor Anda segera. Inilah hal-hal yang perlu kamu ketahui dalam mengasuransikan motor.

1. Pemilihan Asuransi

Pilih Perusahaan Asuransi via ambutrans.on.ca
Pilih Perusahaan Asuransi via ambutrans.on.ca
Ketika ingin mengasuransikan motor Anda, yang paling utama untuk pertimbangan Anda adalah merek dari perusahaan asuransi yang akan Anda pilih. Dengan mengenali perusahaan asuransi tersebut, Anda bisa mengetahui bagus atau tidaknya asuransi yang ditawarkan. Tidak perlu yang mahal, asal Anda sudah cocok dan tahu betul track record-nya saja sudah bagus untuk Anda pertimbangkan.

2. Proses Klaim


Klaim Asuransi via luciuscompletehome.com
Klaim Asuransi via luciuscompletehome.com
Bagi Anda yang baru akan menggunakan produk asuransi untuk kendaraan Anda, perlu diketahui bahwa setiap perusahaan asuransi memiliki penawaran yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, pilihlah asuransi yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan Anda. Pertimbangkan juga jenis klaim kerusakan yang ditawarkan oleh pihak asuransi untuk menghindari masalah yang bisa terjadi saat Anda akan melakukan klaim.

3. Potongan Harga


Potongan Harga via moretimeforyou.com
Potongan Harga via moretimeforyou.com
 Jangan hanya terbuai oleh penawaran-penawaran yang diberikan oleh pihak asuransi untuk Anda dapatkan. Pertimbangkan juga setiap perusahaan asuransi yang memberikan diskon atau potongan harga pada produk asuransinya. Pilih yang memberikan perlindungan terbaik dengan biaya terjangkau. Sebagai catatan, biasanya banyak pihak asuransi yang memberikan syarat untuk mendapatkan potongan tersebut. Bertanyalah sampai Anda jelas mengenai program diskon yang mereka berikan.

4. Premi

Premi Asuransi via cloudfront.net
Premi Asuransi via cloudfront.net
 Pilih paket premi yang sesuai dengan Anda. Ada baiknya jika Anda memilih pembayaran premi yang dibayar setiap satu bulan atau tiga bulan sekali. Sebaiknya Anda tidak memilih pembayaran premi yang dilakukan setiap setahun atau enam bulan sekali. Perusahaan asuransi yang menawarkan sistem pembayaran tersebut biasanya memiliki maksud untuk menarik beberapa biaya tambahan pada Anda.

Apa Saja Yang Dijamin Asuransi Motor?

Asuransi Motor Bikin Aman via einsure360.com
Asuransi Motor Bikin Aman via einsure360.com

Bagi Anda yang masih kebingungan mengenai apa saja yang sebaiknya mendapat jaminan ketika memilih asuransi motor, Anda bisa memeriksa daftar di bawah. Data-data berikut berdasarkan Polis Standar Kendaraan Bermotor Indonesia yang diterbitkan oleh Dewan Asuransi Indonesia. Polis tersebut menjamin kerugian yang disebabkan oleh:
  1. Tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir, atau terperosok.
  2. Perbuatan jahat orang lain.
  3. Pencurian, termasuk pencurian yang didahului atau disertai dengan kekerasan atau ancaman.
  4. Kebakaran akibat tersambar petir.
  5. Kerusakan selama kendaraan dalam penyebrangan menggunakan feri yang dikelola oleh Dirjen Perhubungan darat.
  6. Biaya derek.
Ada juga resiko-resiko yang tidak dijamin oleh pihak asuransi:
  1. Kehilangan keuntungan selama kendaraan tidak dapat digunakan akibat kecelakaan.
  2. Kerugian akibat penggelapan.
  3. Hilang atau rusaknya peralatan tambahan atau non standar yang tidak disebutkan dalan ikhtisar polis.
  4. Akibat perbuatan jahat yang dilakukan oleh tertanggung atau keluarga tertanggung.
  5. Kendaraan digunakan untuk belajar mengemudi atau perlombaan atau karnaval atau tindak kejahatan.
  6. Kelebihan muatan.
  7. Pengemudi tidak memiliki SIM atau melanggar peraturan lalu lintas.
  8. Barang muatan di dalam kendaraan.
  9. Akibat bencana alam atau perang dan sejenisnya.
Perlu sedikit Anda ketahui bahwa data-data yang disebutkan di atas biasanya diterapkan untuk motor-motor baru. Untuk motor-motor lama atau bekas, ada sedikit perbedaan asuransi. Tidak banyak pilihan yang bisa didapat untuk motor bekas. Sistem yang biasanya diterapkan pada motor bekas adalah Total Lost Only. Hal tersebut dikarenakan biaya yang akan dikeluarkan pihak perusahaan untuk mengganti kerusakan yang terjadi pada motor bekas akan lebih banyak jika menerapkan sistem All Risk. Ada batasan yang diberikan untuk kendaraan bekas karena apabila terjadi kecelakaan, biaya tambahan akan terjadi yang disebabkan oleh suku cadang yang mulai langka dan susah didapatkan.

Pakai Asuransi, Anda Jadi Lebih Tenang

Setelah Anda mengetahui apa saja hal yang perlu Anda ketahui tentang asuransi motor, sekarang saatnya Anda segera asuransikan motor Anda. Dengan memberikan perlindungan pada kendaraan kesayangan Anda, sudah seharusnya Anda merasa lebih tenang dan nyaman. Tetapi perlu Anda ingat, sebaiknya Anda tetap berkendara dengan Aman dan berhati-hati. Pesan yang berbunyi “lebih baik menjaga kesehatan daripada mengobati” juga berlaku bagi Anda pengguna motor. Jadi patuhi segala ketentuan yang berlaku dan utamakan keselamatan.

Ibarat kaki, mobil senatiasa bergerak dan sangat rawan dengan resiko. Kehilangan mungkin lebih jarang terjadi, namun kecelakaan sudah hampir pasti sering kita lihat atau mungkin kita alami sendiri. Lihat saja bengkel dan variasi mobil, seringnya penuh dan tak jarang pula kita antri sampai beberapa hari untuk mendapatkan layanan. Salah satu cara untuk mendapatkan prioritas layanan bengkel adalah dengan ikut program asuransi mobil.

Seberapa penting dan mahalkan asuransi mobil? Jika mobilitas Anda jarang, ambil saja asuransi mobil Total Lost Only (TLO), namun jika Anda sering menggunakan kendaraan, maka paket asuransi mobil All Risk bisa Anda ambil. All risk akan melindungi semua resiko yang terjadi pada mobil Anda seperti yang tercantum dalam polis asuransi mobil.

Memilih Asuransi Mobil Sesuai Kebutuhan

Pilih Asuransi Sesuai Kebutuhan Anda via bankingsense.com
Pilih Asuransi Sesuai Kebutuhan Anda via bankingsense.com

Mengambil asuransi mobil harus seuai dengan kebutuhan supaya efisien dari segi biaya dan manfaat yang didapatkan. Perlu di catat mobil yang Anda asuransikan apakah untuk keperluan pribadi atau operasional kantor. Hal ini sangat menentukan terhadap pilihan paket asuransi mobil yang akan Anda ambil. Salah satu yang sering menjadi hambatan adalah tentang keberadaan mobil pengganti saat terjadi klaim. Apakah mobil pengganti selalu ada atau masuk dalam stiap paket asuransi mobil? Belum tentu juga, tergantung perjanjian yang tertera dalam polis asuransi mobil Anda. Jadi pilihlah asuransi yang menyediakan mobil pengganti jika mobil Anda ibarat kaki yang harus selalu ada setiap saat. Sehingga saat terjadi klaim, operasional mobil Anda masih bisa berjalan dengan baik.

Pastikan Anda Mengambil Paket Asuransi dengan Mobil Pengganti

Pastikan Sudah Dilindungi Asuransi via diamondlaw.ca
Pastikan Sudah Dilindungi Asuransi via diamondlaw.ca


Pasti kesal rasanya jika Anda mengkredit mobil dan mobil tersebut mengalami kecelakaan. Tapi kerugian Anda dapat berkurang jika Anda sudah mendaftarkan mobil Anda ke sebuah produk asuransi. Perlu diketahui, tidak semua paket asuransi menyediakan mobil pengganti. Simak baik-baik ketentuan yang tertulis dalam polis asuransi mobil Anda. Pastikan beberapa hal penting dan umum yang wajib ada seperti: perlindungan menyeluruh atas kerusakan/kerugian pada kendaraan Anda, tanggung jawab hukum pihak ketiga, asuransi kecelakaan diri pengemudi dan penumpang dan yang lebih penting lagi manfaat tambahan apakah tersedia misalnya: Mobil Pengganti, Mobil Derek, Ambulance, Mobile Claim Services, Garansi Perbaikan dan Hotline Service 24 jam.

Seberapa Mahal Fasilitas Mobil Pengganti untuk Asuransi Mobil yang Anda Ambil?

Mobil Pengganti Tidak Seharusnya Dikenakan Biaya via automotivetradingacademy.co.uk
Mobil Pengganti Tidak Seharusnya Dikenakan Biaya via automotivetradingacademy.co.uk

Pada dasarnya mobil pengganti adalah gratis. Mobil pengganti saat terjadi klaim asuransi adalah fasilitas tambahan yang saat ini banyak dijumpai pada paket asuransi. Namun perlu diperhatikan bahwa fasilitas mobil pengganti sifatnya tidak terus menerus. Jadi ada batas waktu pemakaiannya. Jika Anda melewati batas waktu tersebut dianggap sewa. Oleh karena itu perhatikan baik-baik klausul dalam polis asuransi mobil Anda. Pastikan proses klaim asuransi mobil Anda cepat ditangan oleh bengkel rekanan sehingga Anda tidak terlambat dalam pemakaian mobil pengganti.

Apakah Mobil Pengganti Selalu Sama atau Lebih Bagus dengan Mobil yang di Klaim ke Bengkel?

Mobil Pengganti via blogspot.com
Mobil Pengganti via blogspot.com

Normalnya, dalam setiap polis asuransi mobil dijelaskan bahwa jika ada fasilitas mobil pengganti, maka jenis dan mobil pengganti akan di usahakan setara dengan mobil yang di klaim ke bengkel. Namun perlu Anda ketahui bahwa perusahaan asuransi juga tidak sanggup memenuhi semua kebutuhan mobil pengganti atas klaim mobil yang masuk ke bengkel, di mana jumlah klaim seringkali jauh melebihi jumlah mobil pengganti yang tersedia. Belum lagi proses pengerjaan bengkel juga butuh waktu beberapa hari. Status mobil pengganti sendiri seringkali juga rental yang dilakukan oleh perusahaan asuransi untuk menutup kebutuhan operasional mereka.

Jadi harus bagaimana saat terjadi klaim? Namanya juga kondisi darurat, jika Anda ingin klaim segera di tangani maka selama ada mobil pengganti sebaiknya segera lakukan klaim apapun kondisi dan jenis mobil pengganti yang ada. Jika Anda ingin kenyamanan yang setara dengan mobil Anda dan kondisi mobil yang akan di klaim masih bisa di pakai, maka Anda bisa posisi antri menunggu mobil pengganti yang sejenis tersedia.

Bagaimana Mekanisme Klaim Asuransi dan Mendapatkan Mobil Pengganti?

Ketahui Cara Klaim Produk Asuransi Pilihan Anda via squarespace.com
Ketahui Cara Klaim Produk Asuransi Pilihan Anda via squarespace.com


Proses klaim asuransi mobil bisa mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pihak asuransi. Normalnya, Anda tinggal menghubungi melalui Call Center pihak asuransi dan melengkapi berkas yang dibutuhkan. Nah, pertanyaannya bagaimana dengan mobil pengganti saat kendaraan Anda diservis? Simak tips berikut ini:

1. Simpan Polis di Mobil dan Catat Nomor Klaim

Ada baiknya Anda senantiasa membawa salinan polis asuransi di dalam laci mobil. Untuk memudahkan proses klaim pada saat mengajukan klaim ke customer service perusahaan asuransi, maka Anda akan mendapatkan nomor klaim atau tiket klaim. Pastikan Anda mendapatkan nomor ini untuk memudahkan proses dan sebagai bukti Anda telah melakukan klaim asuransi mobil.

2. Tanyakan ke bengkel Rekanan Berapa Lama Waktu Estimasi pengerjaan

Bengkel rekanan hanya butuh beberapa saat untuk memeriksa kendaraan Anda dan melakukan kalkulasi berapa lama waktu proses pengerjaan. Jangan lupa untuk menanyakan estimasi waktu supaya Anda bisa memprediksi butuh berapa lama menggunakan mobil pengganti agar tidak melebihi batas waktu penggunaan mobil pengganti tersebut. Pertimbangkan pula situasi dan kondisi bengkel rekanan apakah banyak antrian atau bisa langsung dikerjakan. Jika ramai, maka Anda perlu bersabar dan menanyakan kapan mobil Anda bisa ditangani oleh mekanik bengkel sehingga Anda bisa ikut mengawasi proses pengerjaan sehingga tidak molor.

3. Pahami prosedur dan syarat mendapatkan mobil pengganti

Setelah Anda mendapatkan informasi dari bengkel rekanan tentang estimasi waktu pengerjaan perbaikan kendaraan di bengkel, maka langkah berikutnya Anda lakukan konfirmasi ke pihak asuransi. Pihak asuransi rata-rata hanya mau memberikan mobil pengganti jika kendaraan Anda harus menginap di bengkel. Estimasi lama pengerjaan dari bengkel rekanan ini akan menjadi persyaratan mendapatkan kendaraan pengganti. Saat ini maskapai asuransi sering bersaing dalam layanan mobil pengganti ini karena menjadi nilai tambah yang sangat menentukan pilihan nasabah untuk membeli sebuah produk asuransi. Jangan lupa, Anda juga perlu menanyakan seberapa besar biaya yang harus Anda keluarkan untuk biaya bengkel tersebut. Buat daftar spare part atau komponen apa saja yang diganti dan bagian mana saja yang diperbaiki untuk kelebgkapan membuat laporan ke maskapai asuransi.

Prosedur umum klaim asuransi untuk mendapatkan mobil pengganti sebagai berikut:

Klaim Asuransi via cekpremi.com
Klaim Asuransi via cekpremi.com

  • Anda harus memastikan bahwa nomor klaim sudah ada. Jangan memasukkan mobil ketika belum muncul nomor klaim karena nomor klaim artinya surat perintah kerja dari asuransi sudah turun artinya proses klaim Anda sudah disetujui oleh maskapai asuransi.
  • Biasanya perusahaan asuransi mempunyai syarat untuk mendapatkan mobil pengganti adalah minimal 2 hari proses pengerjaan di bengkel.
  • Anda harus memastikan bahwa pihak bengkel bisa langsung mengerjakan saat mobil Anda masuk ke bengkel supaya cepat selesai. Perlu diingat biasanya perusahaan asuransi hanya member tenggang waktu 5 hari kalender untuk membawa mobil pengganti. DIluar masa pakai mobil pengganti, Anda akan dianggap sewa mobil tersebut.

Semudah itukah Proses Klaim dan Mendapatkan Mobil Pengganti?


Kadang Harus Mengantri untuk Mendapat Mobil Pengganti via tensatorgroup.com
Kadang Harus Mengantri untuk Mendapat Mobil Pengganti via tensatorgroup.com


Pada prakteknya hampir semua maskapai asuransi tidak sanggup memenuhi kebutuhan mobil pengganti secara bersamaan. Biasanya mereka hanya menyiapkan 1-2 kendaraan untuk setiap jenis mobil dari pelanggan mereka. Proses klaim asuransi dan pengerjaan bengkel biasanya butuh waktu 3-5 hari, sementara jumlah klaim bisa saja setiap hari ada yang masuk jika nasabah perusahaan asuransi sudah banyak. Hal ini yang membuat mobil penggantipun harus antri. Itupun jangan berharap kondisi mobil penggant sesuai dengan yang Anda harapkan. Ingat status mobil pengganti sendiri seringkali juga rental yang dilakukan oleh maskapai asuransi untuk menutup operasional klaim mereka sehingga dianggap dan diperhitungkan sebagai biaya oleh mereka dan harus diminimalkan.

Antisipasi Kemungkinan Terburuk

Cara paling mudah dilakukan adalah menyesuaikan waktu masuk ke bengkel bersamaan dengan dapatnya mobil pengganti. Perlu dicatat untuk klaim bengkel yang tidak masuk kategori darurat, Anda bisa menyesuaikan jadwal ini. Jika darurat misalnya mogok, kaca pecah dsb, mau tidak mau Anda harus masukkan mobil Anda ke bengkel segera. Kondisi antri seperti ini mutlak. Anda perlu mencatat nomor klaim Anda sehingga pihak asuransi bisa dengan mudah cek stok mobil pengganti dan menyesuaikan dengan jadwal masuk bengkel bagi mobil Anda. Dengan begitu rutinitas akan tetap berjalan dengan normal sembari menunggu bengkel memperbaiki mobil Anda.

Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap kemungkinan risiko di jalan bisa dibilang tinggi. Ini terlihat dari banyaknya polis asuransi mobil yang ditawarkan di Indonesia. Hal ini wajar karena jika dilihat risikonya, banyak kecelakaan yang terjadi di jalan raya terutama di kota besar seperti Jakarta. Bagi mereka yang ingin membeli polis asuransi mobil, mungkin saja akan dibingungkan dengan pilihan asuransi mobil All Risk dan TLO. 
Untuk itu, pemilik mobil perlu tahu perbedaan antara asuransi mobil all risk dan TLO, apa yang dicover dan cara menghitung preminya. Caranya akan dijelaskan secara detail di bawah ini. 

Kenapa Asuransi Mobil itu Penting?

Pentingnya Asuransi Mobil via ligoricappylaw.com
Pentingnya Asuransi Mobil via ligoricappylaw.com



WHO mencatat, kecelakaan lalu lintas menjadi pembunuh terbesar ketiga di Indonesia, setelah jantung koroner dan TBC. Menurut data kepolisian Republik Indonesia, terjadi sebanyak 109.038 kecelakaan di tahun 2012. Kelalaian manusia merupakan faktor utama terjadinya kecelakaan. Dapat dipahami juga, faktor ini tidak hanya berasal dari kita tapi juga orang lain. Di jalanan, kelalaian orang lain bisa berdampak buruk bagi kita. Sekalipun seseorang telah berkendara dengan tertib, ia bisa saja menjadi korban karena pengendara ugal-ugalan.

Risiko terluka maupun kematian dapat dikurangi dengan cara meningkatkan keamanan, namun risiko kendaraan rusak sering kali tidak terhindarkan, baik rusak ringan maupun berat. Ini yang membuat kendaraan kita, dalam hal ini mobil, perlu diasuransikan. Terlebih lagi, dibutuhkan biaya yang cukup banyak sekalipun kerusakan hanya berupa lecet di mobil.

Kecelakaan bukan satu-satunya alasan. Begal dan pencurian kendaraan semakin hari semakin meningkat di mana-mana. Tidak hanya di kota besar, tempat-tempat kecil dan sepi pun sangat sering menjadi incaran kejahatan. Risiko kehilangan kendaraan terus meningkat. Oleh karena itu, sangat logis apabila seseorang memutuskan untuk mengasuransikan mobilnya.

Apa Perbedaan Asuransi Mobil All Risk dan TLO?

Lalu, bila sudah memutuskan, asuransi mobil jenis apa yang perlu diambil? Pertama-tama, kita perlu tahu terlebih dahulu dua jenis asuransi mobil sekaligus kelebihan dan kekurangannya. Asuransi mobil dibedakan menjadi dua:

1. Asuransi Mobil Total Loss Only (TLO)
Secara harfiah Total Loss Only (TLO) berarti “hanya (jika) kehilangan total”. Berarti klaim asuransi hanya dapat diajukan apabila terjadi ‘kehilangan total’. Dalam asuransi mobil, yang dimaksud kehilangan total itu adalah kerusakan yang terjadi di atas 75% atau kehilangan pencurian ataupun karena perampasan. Bila kerusakan yang dialami kurang dari itu, Anda tidak akan mendapatkan ganti rugi atas kerusakan. Patokan 75% diambil karena mobil dipastikan tidak dapat digunakan lagi. Kelebihannya, premi asuransi TLO lebih rendah dibandingkan asuransi mobil all risk.

2. Asuransi Mobil All risk/Comprehensive
All risk dapat diartikan menjadi ‘segala risiko’. Asuransi ini disebut juga comprehensive atau keseluruhan. Ini berarti asuransi akan membayar klaim untuk segala jenis kerusakan, mulai dari kerusakan ringan, rusak berat, hingga kehilangan. Berbeda dengan TLO, lecet sedikit saja pada mobil, asuransi akan membayarkan klaim asuransi. Hanya saja asuransi mobil all risk pembiayaannya lebih mahal daripada TLO.

Bagaimana Perhitungan Premi Asuransi Mobil All Risk dan TLO?

Ketahui Cara Menghitung Premi Asuransi via betadvisor.com
Ketahui Cara Menghitung Premi Asuransi via betadvisor.com



Setiap asuransi mobil mungkin saja memiliki kebijakan yang bervariatif. Secara umum, cara menghitung premi asuransi mobil TLO dan all risk didasarkan pada rate asuransi dikalikan harga mobil. Berapa rate asuransinya berbeda-beda antara satu asuransi mobil dengan yang lain. Jenis, tahun, dan plat juga bisa jadi akan mempengaruhi besarnya premi yang harus dibayarkan. Ada pula asuransi yang mempertimbangkan lokasi, usia pengemudi, jenis jaminan, rekam jejak kredit, hingga usia pengemudi.

Untuk premi asuransi TLO, rate asuransi mobil rata-rata 0,8%-1%. Misalnya, bila Anda memiliki mobil Toyota Avanza G/T Luxury seharga Rp193 juta dengan rate asuransi 0,8%, biaya yang harus dibayarkan sebagai berikut:

0,8% x Rp193.000.000 = Rp1.544.000

Sementara itu, rate asuransi mobil all risk rata-rata 2,5-3,5%. Asuransi tertentu bahkan menyediakan rate asuransi 1,5% untuk mobil berharga di atas Rp500 juta. Untuk penghitungan premi asuransi yang harus dibayarkan, misalkan Anda akhirnya lebih memilih asuransi all risk daripada TLO, dengan harga mobil Rp193 juta. Kita ambil salah satu skema rate sebuah asuransi, yaitu 2,5% untuk mobil seharga Rp150-300 juta. Jumlah yang harus dibayarkan adalah:

2,5% x Rp193.000.000 = Rp4.825.000

Besaran biaya premi TLO maupun all risk di atas nantinya masih ditambah dengan biaya administrasi. Biasanya biaya administrasi kurang dari Rp50.000.
Berdasarkan perhitungan di atas, premi asuransi all risk 312% lebih banyak daripada TLO. Anda perlu merogoh saku 3 kali lipat dari premi asuransi TLO bila ingin mendapatkan polis asuransi mobil all risk.

Perbedaan harga sedemikian jauh dapat membuat calon pembeli polis asuransi kebingungan. Ingin yang murah tapi siapa yang akan membayar kalau terjadi kerusakan ringan? Ingin yang mahal tapi bagaimana jika uang asuransi nantinya malah hangus? Premi asuransi memang hanya dibayarkan sekali saja, namun proteksi asuransi hanya berlaku selama satu tahun.

Tingginya kemungkinan risiko kerusakan perlu dipertimbangkan dengan baik. Semakin tinggi risiko rusak parah, sebaiknya TLO lah yang dipilih. Sementara bila harga mobil terbilang tinggi dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit sekalipun rusak ringan, sebaiknya pilih skema asuransi all risk.

Bisakah Polis Asuransi All Risk dan TLO Dikombinasikan ?

Kombinasikan Kedua Jenis Asuransi via ttk.com
Kombinasikan Kedua Jenis Asuransi via ttk.com



Bila masih kebingungan juga, Anda bisa melakukan kombinasi TLO dan all risk. Misalnya, bila mobil yang hendak diasuransikan baru saja keluar dari showroom atau mungkin Anda mengkredit mobil bekas, tidak ada salahnya membeli polis asuransi all risk di tahun pertama dan kedua. Setelah itu, mobil bisa diasuransikan dengan membeli polis asuransi TLO di tahun ketiga dan seterusnya.
Beban finansial berbanding dengan risiko kerusakan menjadi pertimbangan penting. Mobil baru pastinya akan membutuhkan biaya relatif lebih tinggi sekalipun kerusakan yang terjadi hanya kerusakan kecil. Saat usia mobil semakin tua, tidak ada salahnya beralih pada Total Loss Only.

Apakah Semua Risiko Sudah Dilindungi dengan Asuransi Mobil All Risk?

Perluas Perlindungan pada Mobil Kesayangan Anda via myouts.com
Perluas Perlindungan pada Mobil Kesayangan Anda via myouts.com



Jumlah premi asuransi yang telah dijelaskan di atas disebut dengan premi murni. Ada beberapa risiko yang tidak terlindungi oleh asuransi mobil all risk, dan anda bisa memutuskan untuk memperluas pertanggungan asuransi mobil Anda. Perluasan pertanggungan ini meliputi hal-hal yang mungkin terjadi pada mobil yang di antaranya disebabkan oleh:

1. Banjir
2. Kerusuhan
3. Gempa Bumi/Tsunami
4. Sabotase/Terorisme

Kerusakan atau kehilangan karena hal-hal di atas sangat mungkin terjadi di Indonesia. Untuk banjir saja misalnya, tiap tahun masyarakat ibukota harus rela berhadapan dengan masalah satu ini. Besaran rate asuransi masing-masing perluasan ini berbeda-beda. Secara umum, kurang dari 0,5%.

Untuk menghitung premi asuransi mobil TLO dan all risk ditambah dengan perluasan tanggungan, Anda tinggal tambahkan seluruh persentase rate asuransinya dikalikan nilai mobil. Andaikata, ada pemilik Toyota Avanza yang harganya sekitar Rp193 juta, mengambil premi asuransi TLO sebesar 0,44% dari harga mobil (sesuai keputusan OJK) dan all risk sebesar 2,67% dari ukuran yang sama. Kemudian, ia juga memutuskan mengambil perluasan tanggungan untuk risiko banjir (0,15% untuk all risk dan 0,05% untuk TLO), kerusuhan (0,35% untuk all risk dan 0,13% untuk TLO), dan sabotase atau terorisme (0,15% untuk all risk dan 0,05% untuk TLO), maka biaya yang perlu dikeluarkan adalah:

Premi Asuransi Mobil TLO dengan Perluasan:

(0,44 + 0,05 + 0,13 + 0,05)% x Rp193.000.000 = Rp1.293.100

Premi Asuransi Mobil All risk dengan Perluasan:

(2,67 + 0,15 + 0,35 + 0,15)% x Rp193.000.000 = Rp6.407.600

Jadi, Pilih yang Mana?

Di atas sudah diberikan ilustrasi cara menghitung premi asuransi mobil TLO dan all risk. Dapat dilihat dengan jelas, biaya all risk jauh lebih tinggi dibandingkan TLO, apalagi kalau ingin menambah perluasan perlindungan.

Apabila harga mobil yang Anda miliki terbilang tinggi sehingga butuh biaya tidak sedikit sekalipun rusak ringan, sebaiknya memilih all risk. Asuransi jenis ini juga cocok bagi usaha rental mobil atau kursus mobil, sebab risiko sekedar rusak ringan terbilang tinggi. Frekuensi pemakaian mobil berpengaruh pada jenis asuransi yang akan diambil. Semakin sering dipakai, semakin besar pula kemungkinan kecelakaannya. Terlebih, bila rute yang sering digunakan adalah jalur padat. Lagi-lagi all risk menjadi pilihan.

Sebaliknya, kalau mobil lebih sering parkir di rumah daripada diajak keluar, lebih baik memilih TLO. Kecelakaan bukan satu-satunya faktor penentu. Tingkat kriminalitas juga perlu dicermati. Kriminalitas di daerah-daerah tertentu terbilang tinggi. Kalau Anda tinggal atau sering lalu lalang di daerah seperti ini, pastikan mengasuransikan mobil Anda dengan TLO.

Anda mungkin akan berpikir, “Belum tentu dalam setahun akan terjadi kecelakaan pada saya.” Apabila Anda berpikir demikian, dan akhirnya memutuskan tidak perlu mengasuransikan mobil, maka Anda perlu pertimbangkan lagi. Kita semua tidak bisa meramalkan apa yang terjadi nantinya. Kita semua tidak ingin mengalami kecelakaan atau kehilangan, tapi lebih baik mencegah kerugian yang lebih besar, bukan?


Banyak orang yang bilang “ngapain sih harus bayar asuransi?” bukannya itu hanya ngabisin duit aja? Mending uangnya buat makan atau ditabung? statement itu adalah statement yang salah kaprah. Padahal, ketika sudah terdaftar pada perusahaan asuransi tertentu akan banyak manfaat yang bisa Anda rasakan, khususnya saat hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Apakah itu berarti Anda berpikir pesimis atau bahkan yakin dan mengharapkan akan ada musibah dan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi? Tentu saja tidak. Ingat slogan “Mencegah lebih baik daripada mengobati”? Slogan tersebut hampir sama dasarnya dengan menggunakan asuransi untuk menanggulangi kerugian lebih besar di masa depan. Khususnya bagi Anda para pengendara sepeda motor yang sekarang ini memang banyak sekali jumlahnya di Indonesia, asuransi motor sangatlah penting. Dengan membayar asuransi motor yang istilahnya tidak seberapa, ada beberapa manfaat yang sangat besar yang bisa Anda rasakan. 

Biaya Yang Dibutuhkan

Hitung Besarnya Biaya Yang Dibutuhkan via associatesinophthalmology.com
Hitung Besarnya Biaya Yang Dibutuhkan via associatesinophthalmology.com
Supaya lebih jelas, di sini akan dijelaskan contoh kasus yang dialami oleh Andi, di mana ia ingin membeli motor matic secara kredit dengan harga Rp13 juta. Pada awalnya, Andi yang ingin kredit motor bersikeras untuk tidak menggunakan asuransi mengingat ada biaya tambahan yang cukup besar. Namun, setelah dijelaskan dengan gamblang, Andi akhirnya luluh dan dapat mengerti bahwa pembayaran asuransi TLO (Total Loss Only) sudah otomatis harus dibayarkan jika ingin kredit motor.

Ilustrasi rincian biaya asuransi yang pada umumnya diberikan adalah sebagai berikut. Harga motor matic yang akan dibeli secara kredit oleh Andi adalah Rp13 juta. Nah, biaya asuransi yang dibayarkan adalah sebesar 2,5% dari total harga motor tersebut ditambah dengan biaya administrasi asuransi. Jadi ilustrasinya seperti ini: 2,5% x Rp13.000.000= Rp325.000 ditambah dengan biaya administrasi Rp25.000, jadi total biaya asuransi TLO yang dibayarkan adalah Rp350.000. Meskipun Andi sepertinya kecewa dan tidak ingin membayar asuransi, apa boleh dibuat karena kredit motor harus disertai dengan asuransi TLO.

Lalu pada suatu hari setelah beberapa bulan kredit motor yang hanya tinggal 1 bulan lagi kredit motor, Andi terkena musibah. Ia dibegal oleh sekawanan orang tidak bertanggung jawab dan motor pun dirampas. Langsung saja Andi menelepon polisi dan menghubungi kantor leasing tempat Ia kredit motor. Setelah menyelesaikan dan menyerahkan beberapa berkas yang diisyaratkan, Andi sukses melakukan klaim asuransi motor tersebut.

Andi mendapatkan ganti rugi atas kehilangan motornya tersebut yang masih dikredit sebesar harga motor yang dibelinya. Namun, dikurangi nilai penyusutan per-tahun sebesar 10% dari harga motor yang dibelinya. Andiberarti mendapatkan Rp13 juta dikurangi Rp1.300.000. Total yang didapatkan Andi sebagai ganti rugi dari motornya yang hilang tersebut adalah sebesar, Rp11.700.000. Anda bisa bayangkan bila Andi menolak untuk mengikuti asuransi motor tersebut, berapa banyak kerugian yang harus ditanggung.

Pilih Jenis Asuransi

Pilih Jenis Asuransi  via safeintraffic.files.wordpress.com
Pilih Jenis Asuransi  via safeintraffic.files.wordpress.com

Melihat kasus Andi seperti yang diceritakan di atas, sudah seharusnya Anda menjadi lebih tahu pentingnya asuransi motor. Pada umumnya perusahaan asuransi mempunyai dua jenis asuransi motor yang ditawarkan, yang pertama adalah TLO (Total Loss Only) seperti kasus Andi yang dipaparkan diatas, dan yang kedua adalah All Risk. Jenis asuransi kedua ini tidak hanya memberikan ganti rugi motor saat hilang saja (loss) akan tetapi, juga termasuk musibah atau kerugian lain seperti motor/mobil yang lecet. Intinya, segala resiko yang terjadi pada kendaraan Anda yang diasuransikan dengan asuransi All Risk akan diganti rugi dengan syarat ketentuan yang berlaku. Meskipun demikian, biasanya tidak semua perusahaan asuransi menawarkan kedua jenis asuransi tersebut. Pada umumnya hanya asuransi TLO saja yang diberikan. Namun, asuransi TLO tersebut biasanya ditambahi dengan asuransi personal accident atau terjemahannya yaitu asuransi kecelakaan diri.

Untuk asuransi All Risk biasanya ditawarkan untuk kendaraan diatas Rp30 juta rupiah, seperti motor gede (MOGE) seperti Harley Davidson atau Moge-moge mewah lain, atau mobil-mobil yang cukup mewah. Motor yang dibeli kredit biasanya diwajibkan untuk ikut premi asuransi, jadi pada saat pertama membayar uang muka, uang muka tersebut sudah termasuk dengan total premi asuransi untuk motor kreditan tersebut. Untuk motor yang belinya cash memang tidak diwajibkan untuk diikutkan asuransi, hanya tetap bisa didaftarkan asuransi agar lebih aman dalam berkendara dan tentunya hati menjadi tenang.

Hal lain yang perlu diingat, konsumen atau para pemegang asuransi bisa saja memilih jenis asuransi apa yang akan dipakai atau dibeli. Jadi, sebagai konsumen kita bisa saja memilih jenis asuransi yang kita sukai sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Contoh leasing telah merekomendasikan asuransi jenis X, Anda bisa saja membeli asuransi Z selama kita suka dan tentunya sesuai dengan kebutuhan, dan yang pasti menguntungkan! Dan yang perlu diketahui oleh masyarakat umum adalah, asuransi bukan saja hanya untuk motor baru, akan tetapi premi asuransi juga bisa dibeli dengan motor lama, alias mengasuransikan motor lama. Namun, biasanya ada tambahan biaya asuransi untuk motor lama. Untuk motor yang sudah dipakai selama 3 tahun lebih akan ada tambahan 5%. 

Bisa dibayangkan jika Motor kredit hasil tabungan Anda hilang, tanpa sempat  Anda asuransikan. Dengan asuransi kehilangan dan kerugian atas kemalingan akan dicover dan malah bisa beli motor baru dari uang ganti rugi perusahaan asuransi, menarik bukan?

Sedia Payung Sebelum Hujan

Sedia Payung Sebelum Hujan via pasarpolis.com
Sedia Payung Sebelum Hujan via pasarpolis.com

Tidak hanya kredit mobil saja, kendaraan yang bisa diasuransikan, motor juga bisa. Jika masih ada yang berpikir bahwa asuransi itu merugikan, cobalah berpikir bahwa kejadian di masa depan tidak ada yang tahu kecuali Tuhan. Mungkin ada dari kamu sekalian yang masih berpikir “Bagaimana kalau motor saya baik-baik saja kemudian terjadi resiko dalam tahun tersebut? Kan rugi?” Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi esok hari, memang kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berlalu lintas dengan baik dijalan, tapi bagaimana jika ternyata orang lain yang tidak berlalu lintas dengan baik dan itulah penyebab kecelakaan? Motor rusak, remuk padahal kita sudah berlalu lintas dengan baik? Nah, karena itulah mendaftarkan motor atau kendaraan apapun itu yang Anda miliki pada perusahaan asuransi yang terpercaya adalah pilihan yang sangat bijak. Disinilah perlunya asuransi motor untuk melindungi asset kita tersebut.

Ada banyak jenis asuransi yang bisa dipakai. Jika ternyata Anda mempunyai uang lebih, Anda bisa menambah premi asuransi personal accident. Jadi Anda tidak perlu khawatir ketika suatu saat terjadi kecelakaan, Anda bisa klaim asuransi kesehatan. Lumayan kan?

Asuransi ini sebenarnya ibarat seperti payung yang melindungi Anda jika turun hujan. Seperti peribahasa yang terkenal “Sedia payung sebelum hujan”. Anda tentu tidak usah khawatir akan hujan ketika Anda telah mempunyai payung yang melindungi dari air hujan bukan? Jadi ketika ada sesuatu hal yang tidak diinginkan saat berkendara, Anda tidak usah khawatir, karena premi asuransi yang telah Anda bayarkan akan menghapus segala kecemasan atas masalah kendaraan yang Anda miliki.

Segera Asuransikan Motor Anda

Melihat kondisi lalu lintas diIndonesia yang padat dan tidak sedikitnya kecelakaan yang terjadi. Membeli asuransi motor tentu menjadi pilihan bijak. Tidak ada ruginya jika Anda menyisihkan sedikit pendapatan Anda untuk membayar premi asuransi motor Anda. Jangan tunggu sampai terjadi hal yang tidak diinginkan terjadi pada motor Anda, yang mengharuskan  Anda membayar lebih mahal di bandingkan jika Anda memiliki asuransi motor.


Artikel Terbaru

[recent][fbig1][#1d8bee]

Bisnis

[Bisnis][fbig1][#1d8bee]

Asuransi

[Asuransi][fbig1][#1d8bee]

Wisata

[Wisata-Indonesia][fbig1][#1d8bee]

Ikuti Informasi Menarik Dari Kami Melalui Email

Diberdayakan oleh Blogger.