Berikut ini adalah beberapa informasi mengenai Asuransi-Kesehatan dari situs Wisatasia, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda.

Kesehatan memang bukan segalanya, namun tanpa kesehatan, kita tidak dapat melakukan segalanya. Maka dari itulah banyak orang membeli asuransi kesehatan. Orang yang tidak diasuransikan secara kesehatan tidak mendapatkan perawatan medis yang bagus dan tepat, sehingga sebagai hasilnya, orang yang tidak membeli asuransi kesehatan memiliki kesehatan yang lebih buruk dan beban fiskal yang lebih tinggi bagi mereka dan keluarganya.

Minat masyarakat Indonesia terhadap asuransi kesehatan cenderung lebih baik dibandingkan di masa lalu, dikarenakan kesadaran akan pentingnya kesehatan sudah semain baik. Hal ini dapat dilihat dari semakin banyaknya jenis-jenis asuransi kesehatan yang tersedia, pertanyaan-pertanyaan mereka mengenai jenis asuransi apa yang cocok dengan mereka, dan sebagainya.

Berikut tips-tips yang dapat dilakukan dalam mencari jenis asuransi kesehatan yang cocok untuk Anda.

1. Ajukan Asuransi Kesehatan Saat Anda Sehat

Sehat via alexandriabodysculpting
Sehat via alexandriabodysculpting
Penyesalan memang selalu datang terlambat. Kebanyakan dari kita baru membeli asuransi saat penyakit datang menghalau, baru tersadar betapa mahalnya biaya pengobatan di rumah sakit. Anda pasti tak jarang mendengar kisah mereka yang baru sadar betapa pentingnya asuransi setelah ibunya masuk rumah sakit, misalnya.

Dan tak jarang pula terdengar betapa pihak perusahaan asuransi yang tidak mengabulkan permohonan tersebut, karena di asuransi kesehatan, dikenal sebuah ketentuan bernama 'pre-existing condition'. Maksud dari ketentuan ini adalah, jika Anda sudah berada dalam kondisi sakit atau sudah memiliki penyakit tertentu, kemungkinan besar pihak asuransi tidak akan memberikan tanggungan untuk penyakit-penyakit ini.

Maka dari itu, ketika Anda berada dalam kondisi sehat, lebih baik langsung ajukan diri ke asuransi. Jika nasabah yang diterima sudah sakit, perusahaan asuransi akan rugi karena biaya rumah sakit akan lebih tinggi daripada premis polis. Bagaimanapun juga, perusahaan asuransi adalah lembaga profit, bukannya lembaga sosial.

Jadi, jangan menunda asuransi kesehatan, ajukan saat ini juga. Semakin cepat, semakin baik, karena semakin kecil kemungkinan Anda sudah terkena penyakit, dan artinya semakin besar kemunginan permohonan asuransi Anda disetujui.

2. Perhatikan Syarat Rawat Inap

Rawat inap via communicarehealth.com
Rawat inap via communicarehealth.com
Kesalahan kedua yang banyak orang pikir mengenai asuransi: jika saya sedang dirawat inap, saya bisa mengajukan klaim ke asuransi, kapanpun juga. Salah. Terdapat beberapa syarat yang dimiliki pihak asuransi mengenai aturan rawat inap.

Pertama, rawat inap harus dilakukan di rumah sakit. Beri tekanan pada kata-kata rumah sakit. Artinya, jika rawat inap dijalankan di klinik atau puskesmas, pihak asuransi tidak akan menggantinya.

Kedua, untuk berapa lamakah rawat inap menjadi persyaratan. Beberapa menetapkan rawat inap setelah 1 hari sudah bisa diklaim, ada yang minimal 2 hari rawat inap. Sebagian lagi sudah dapat diklaim hanya dengan beberapa jam dirawat di UGD.

3. Satu Polis untuk Satu Keluarga

Keluarga via jtsfs.com
Keluarga via jtsfs.com
Bagi mereka yang sudah berkeluarga, pertanyaan yang kerap keluar adalah: lebih baik membeli langsung satu polis untuk satu keluarga atau polis per anggota keluarga? Apakah bedanya? Tentu saja harganya beda. Harga satu polis langsung untuk beberapa anggota keluarga lebih murah daripada satu polis per anggota keluarga. Hal ini disebabkan asuransi utama yang ditawarkan adalah asuransi jiwa. Jika membeli hanya satu polis langsung yang berlaku untuk semua anggota, sementara belum tentu semua anggota ini akan membeli asuransi jiwa. Dengan membeli polis terpisah, artinya semua anggota keluarga harus membeli asuransi jiwa.

4. Dimulai Dari Usia Muda

Muda via istanbella.com
Muda via istanbella.com
Seperti yang telah dikatakan di atas, semakin bertambahnya usia, semakin tinggi risiko Anda akan terkena penyakit atau risiko kematian. Hal ini sudah merupakan hukum alam. Walaupun belum tentu mereka yang di usia muda terkena penyakit, dan begitu pula sebaliknya, belum tentu juga mereka yang berusia tua terkena penyakit, namun sudah menjadi ketentuan bahwa mereka yang di usia tua harus membayar premi lebih mahal. Semakin muda Anda, semakin murah premi yang harus dibayar.

5. Diterima di Rumah Sakit Mana?

Rumah sakit via humble-surgical.com
Rumah sakit via humble-surgical.com
Beda jenis asuransi, beda pula rumah sakit yang bisa menerimanya. Semakin banyak rumah sakit yang bisa menerima asuransi Anda, akan semakin menguntungkan Anda. Pastikan rumah sakit mana saja yang bisa menerima asuransi tersebut.

Teliti-lah Mencari Asuransi Kesehatan

Produk asuransi kesehatan merupakan produk yang harus diteliti dengan seksama sebelum membelinya. Semoga dengan ke 5 tips di atas, kesalahan membeli asuransi yang sering dialami orang dapat Anda hindari. Jadi, yuk kita berasuransi!

Kesehatan memang bukan segalanya, namun tanpa kesehatan, kita tidak bisa melakukan segalanya. Kesadaran akan pentingnya kesehatan semakin meningkat akhir-akhir ini di masyarakat. Namun kesadaran tersebut juga diiringi dengan semakin mahalnya biaya berobat, dokter, dan rawat inap. Anda mungkin bisa menjamin diri Anda sehat saat ini. Akan tetapi, Anda tidak tahu di masa depan kesehatan Anda akan seperti apa.

Untuk itu, Anda perlu melakukan tindakan preventif dengan memproteksi diri Anda dan keluarga dengan asuransi kesehatan. Ada banyak jenis layanan asuransi kesehatan yang dapat Anda pilih. Namun sebelumnya, perhatikanlah beberapa poin penting ini sebelum memilih asuransi kesehatan yang tepat.

1. Memilih Perusahaan Penyedia Asuransi Kesehatan

Memilih asuransi kesehatan via blog.mint.com
Memilih asuransi kesehatan via blog.mint.com


Perusahaan asuransi dengan track record yang baik adalah kriteria pertama untuk dipilih oleh Anda, karena artinya produk dan pelayanannya dapat dipercaya. Umumnya, perusahaan asuransi yang baik mempunyai beberapa cabang. Selain itu, cari tahu juga apakah perusahaan itu sering melakukan fraud atau pelanggaran pada nasabah atau tidak.

Anda dapat menelusuri dan mencari tahu melalui internet. Bandingkan semua jenis, tentunya yang memberikan banyak keuntungan sekaligus sesuai dengan keadaan finansial Anda sekarang. Jangan percaya pada merek besar, dan jangan mudah termakan rayuan agen asuransi yang menawarkan produknya. Kehati-hatian adalah awal dari semuanya.

2. Pelajari Ketentuan Asuransi Kesehatan

Pelajari via lh3.googleusercontent.com
Pelajari via lh3.googleusercontent.com

Pelajari terlebih dahulu pelayanan seperti apakah yang perusahaan tawarkan dan apa keuntungan yang bisa Anda peroleh. Baca seluruh pasal demi pasal secara mendetail. Pastikan pertanyaan Anda terjawab dengan jelas. Pastikan bahwa polis asuransi telah mencakup biaya kesehatan yang Anda inginkan, seperti biaya rumah sakit, dokter, obat, dan biaya operasi. Semakin banyak hal yang bisa dicover, berarti makin bagus. Meskipun begitu, perhatikan juga nilai preminya.

3. Pilihkan Jenis Asuransi Kesehatan yang Tepat


Pilih jenisnya via thehealthplus.com
Pilih jenisnya via thehealthplus.com

Pilihlah asuransi yang berdasarkan nilai ekonomis pengganti jika nantinya Anda membutuhkan biaya untuk pengobatan dan bukan karena dilihat dari nilai preminya. Untuk itu, Anda dapat memilih dua sistem asuransi, apakah memilih sistem penggantian (reimbursement) atau sistem provider. Dalam sistem penggantian, Anda perlu menggunakan uang Anda terlebih dahulu ketika melakukan tindakan pengobatan. Setelah itu, Anda perlu mengajukan klaim atau meminta biaya ganti ke perusahaan asuransi. Dengan begitu, uang Anda akan kembali.

Kelebihannya, Anda dapat kebebasan untuk memilih rumah sakit tempat Anda berobat. Tentu saja, maksimal biaya penggantian telah disepakati di awal perjanjian asuransi. Oleh karenanya, Anda perlu memerhatikan dengan baik. Untuk dapat melakukan klaim, Anda perlu melakukan syarat utama, yaitu melampirkan surat-surat administrasi yang ditujukan kepada pihak perusahaan asuransi. Biasanya, proses dan penggantian dana berlangsung selama tujuh hari kerja.

Sementara itu, untuk sistem provider, Anda cukup menunjukkan kartu keanggotaan asuransi kepada pihak rumah sakit. Biasanya, daftar rumah sakit atau klinik berobat telah disepakati dari awal. Ikutilah program asuransi kesehatan secara kolektif, karena beban premi yang dibayarkan akan jauh lebih murah. Untuk itu, Anda dapat mengajak keluarga atau sanak saudara dekat untuk mengikuti program ini. Atau mungkin, Anda dapat mengajak teman dekat atau rekan kerja, jika perusahaan tempat Anda bekerja tidak menjamin asuransi kesehatan.

4. Berkomitmen Membayar Tagihan Asuransi Kesehatan

Membayar asuransi kesehatan via iquantifi.com
Membayar asuransi kesehatan via iquantifi.com

Sesudah memilih asuransi kesehatan yang Anda rasa sesuai di semua aspeknya, jangan lupa untuk menepati kesepakatan di perjanjian. Pastikan juga Anda membayar premi asuransi setiap bulannya, atau sesuai kesepakatan. Jika Anda kepala keluarga, pastikan juga Anda mendaftarkan asuransi untuk seluruh anggota keluarga. Berapa pun usianya, Anda tidak akan tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

Pentingnya Asuransi Kesehatan

Jadi, sesudah membaca hal-hal penting yang harus diketahui mengenai asuransi kesehatan, Anda sadar kan betapa pentingnya untuk memiliki jenis asuransi ini di kehidupan Anda? Hari ini sehat, namun kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, kan? Itulah tujuan dasar dari mempunya asuransi kesehatan. Lebih baik berjaga-jaga dan mencegah, daripada terjadi kejadian tak terduga dan harus mengeluarkan biaya tinggi untuk hal darurat.

Salah satu tokoh pendiri Microsoft, Bill Gates mengatakan bahwa hal yang paling ditakuti dalam berbisnis software dan komputer adalah bisnis kesehatan, karena jika orang sakit komputer pun bisa dijual untuk berobat. Hal ini mengingatkan kita akan betapa mahal  dan pentingnya kesehatan bagi setiap orang.

Pernahkah Anda membayangkan ketika Anda jatuh sakit dan harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk pengobatan dan perawatan? Jika Anda memiliki dana lebih mungkin tidak akan jadi masalah, namun jika pada saat itu Anda tidak memiliki dana cadangan untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, apa yang harus Anda lakukan? Berhutang tentu bukan solusinya, karena pada prinsipnya berhutang hanya akan menambah beban Anda di kemudian hari. Ada banyak cara untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan ketika Anda jatuh sakit, bisa dengan menyiapkan dana cadangan ataupun dengan Asuransi Kesehatan.

Sebelum berbicara lebih jauh tentang, ada baiknya kita kenali dulu apa itu Asuransi Kesehatan. Asuransi Kesehatan adalah Asuransi yang memberikan penggantian biaya kesehatan jika pemegang polis dirawat di rumah sakit karena terkena penyakit atau kecelakaan. Ada dua jenis perawatan yang ditawarkan rawat jalan dan rawat inap. Besarnya penggantian sesuai jumlah tagihan dari rumah sakit dengan batasan limit tertentu berdasarkan rencana asuransi yang diambil.

Pertimbangan Yang Harus Anda Lakukan Sebelum Memilih Asuransi Kesehatan

Berbicara tentang Asuransi kesehatan, banyak dari Anda yang enggan untuk mengambil Asuransi kesehatan, entah karena jumlah premi yang harus dibayar tiap bulan atau karena  merasa belum membutuhkan. Namun tahukah Anda, Asuransi Kesehatan justru harus Anda miliki saat Anda masih sehat, bukan ketika Anda jatuh sakit. Ada banyak alasan  pentingnya  mengambil Asuransi Kesehatan sejak dini 

1. Manfaat Asuransi Kesehatan

Beberapa manfaat yang dapat Anda dapatkan dari memiliki Asuransi Kesehatan juga bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum memilih Asuransi Kesehatan antara lain :
  • Hidup lebih tenang karena Anda mendapatkan proteksi kesehatan dan tidak pusing memikirkan bagaimana dana Anda berkembang
  • Memudahkan Anda dalam mengatur dan merencanakan keuangan mulai dari tabungan, investasi, dan Asuransi dalam satu paket
Karena pada prinsipnya Asuransi adalah melindungi kondisi musibah yang tidak terduga, jika Anda cermat dan mengerti cara memilih Asuransi Kesehatan yang tepat maka Anda bisa banyak berhemat dalam perencanaan keuangan Anda.

2. Lakukan Selagi Anda Sehat

Pernahkah Anda mendengar seorang agen Asuransi Kesehatan berkeliling bangsal rumah sakit untuk menawarkan Asuransi Kesehatan? Tentu saja tidak.
Sebagian besar atau bahkan hampir semua Asuransi Kesehatan menggunakan ketentuan Pre-exiting Condition yang artinya penyakit tidak ditanggung lantaran sudah diderita sebelum menjadi pemilik polis Asuransi. Itu kenapa, penting sekali Anda mendaftar Asuransi Kesehatan selagi Anda sehat.

3. Lakukan Selagi Muda

Mahalnya premi Asuransi Kesehatan yang harus Anda bayarkan tergantung berapa usia Anda saat mengajukan Asuransi. Jika Anda mengajukan Asuransi Kesehatan saat Anda menginjak usia tidak lagi muda, maka premi yang harus Anda bayarkan akan semakin mahal, karena semakin tua seseorang maka probabilitas menderita sakit semakin tinggi. Inilah alasan kenapa premi asuransi kesehatan bagi yang berusia tua lebih mahal dari mereka yang masih muda. Untuk itu milikilah Asuransi Kesehatan selagi Anda muda.

Kriteria Asuransi Kesehatan Yang Tepat

Setelah mengerti manfaat dan pentingnya memiliki Asuransi Kesehatan, lalu bagaimana memilih Asuransi Kesehatan yang tepat?

1. Cash Plan Bukan Prioritas

Cash Plan via 997waystobeagreatspeaker.com
Cash Plan via 997waystobeagreatspeaker.com
Anda pernah mendengar istilah cash plan? Cash plan adalah tawaran Asuransi dengan manfaat penggantian berdasarkan berapa lama Anda di rawat di sebuah rumah sakit. Artinya penggantian biaya sesuai plafond harian, misalnya per hari 1 juta tinggal kelipatan berapa lama dia di rawat. Hal ini tidak menguntungkan karena biaya rumah sakit tidak bisa di buat nominal tetap seperti itu. Prinsip asuransi kesehatan juga seharusnya mengganti semua biaya yang dikeluarkan selama di rawat.

Jika anda mengambil cash plan bisa jadi dana Anda akan terkuras karena ada begitu banyak biaya selama di rawat di rumah sakit yang tidak bisa di prediksi dengan model cash plan seperti itu. Sebenarnya cash plan lebih murah daripada bayar premi asuransi.  Namun sebaiknya  cash plan cukup Anda pakai sebagai tambahan asuransi kesehatan saja.

2. Cek Ketentuan Rawat Inap

Cek Ketentuan Rawat Inap via memorialrehab.com
Cek Ketentuan Rawat Inap via memorialrehab.com
Perlu anda perhatikan, salah satu tips memilih Asuransi Kesehatan yang baik adalah adanya penjelasan detil kepada calon nasabah sampai mereka paham isi polis termasuk mengenai ketentuan rawat inap.  Tiap perusahaan asuransi punya ketentuan yang berbeda-beda, misalnya terkait rawat inap harus di rumah sakit, melahirkan harus dokter kandungan dsb. Pelajari  dengan detil dan komunikasikan dengan agen asuransi kesehatan Anda.

3. Kebijakan Double Claim

Insurance Claim via static1.squarespace.com
Insurance Claim via static1.squarespace.com
Jika anda punya fasilitas klaim kesehatan dari kantor, maka anda perlu melihat fasilitas double claim paket asuransi yang akan anda ambil. Pastikan syaratnya mudah, cukup pakai fotokopi kuitansi rumah sakit yang dilegalisir, maka klaim pun bisa dicairkan. Saat ini hampir semua perusahaan asuransi memberlakukan syarat yang cukup mudah dalam proses double klaim hanya cukup foto copy kuitansi legalisir saja, sementara yang asli untuk klaim di kantor.

3. Pilih Asuransi Kesehatan Murni

Pliih Asurans Kesehatan Murni via gogoodscout.com
Pliih Asurans Kesehatan Murni via gogoodscout.com
Pilihlah asuransi kesehatan yang berdiri sendiri, bukan merupakan rider asuransi jiwa unit-link. Asuransi murni bisa maksimal melakukan proteksi manakala tidak tercampur produk investasi. Dalam unit-link, premi akan dibagi untuk asuransi jiwa, investasi dan baru asuransi kesehatan. Porsi untuk kesehatan menjadi kecil, sehingga Anda harus membayar lebih mahal untuk mendapatkan plafond lebih tinggi. Belum lagi, sejumlah potongan biaya unit-link yang jumlahnya tidak kecil, yang makin mengurangi premi kesehatan. Dalam asuransi murni premi diperuntukkan semata – mata untuk pertanggungan biaya kesehatan dan potongan biaya juga tidak sebesar biaya di unit-link, sehingga premi menjadi lebih murah atau nilai pertanggungan menjadi lebih tinggi. Jika ingin pembuktian, bandingkan nilai pertanggungan dan jumlah premi antara asuransi kesehatan murni dengan asuransi kesehatan yang menjadi bagian unit-link.

4. Pembayaran Auto Debit Kartu Kredit

Pembayaran Auto Debit via realfaqta.files.wordpress.com
Pembayaran Auto Debit via realfaqta.files.wordpress.com
Meskipun sepertinya memudahkan dan biasanya premi dibayar bulanan (jadinya terlihat lebih ringan), harap hati – hati melakukan pembayaran dengan auto-debit kartu kredit (ingin tahu cara mengelola kartu kredit, simak di sini). Jika terpaksa menggunakan metode ini karena asuransi tidak menyediakan alternatif pembayaran lain, pastikan Anda tahu kapan pembayaran dimulai dan bagaimana prosesnya jika ingin berhenti.

Lakukan Simulasi

Untuk membantu Anda dalam memilih Asuransi Kesehatan yang tepat, berikut contoh simulasi yang bisa Anda lakukan untuk menghitung alokasi dana Asuransi Kesehaatan Anda :
Gaji                             Rp 16.000.000
Biaya hidup                  Rp   3.000.000
Cicilan mobil                 Rp  5.000.000
Cicilan KPR                   Rp   3.000.000
Tagihan Kartu kredit      Rp   1.500.000
Sisa                             Rp   3.500.000

Sisa dana di atas bisa digunakan untuk dialokasikan ke asuransi kesehatan selama 10 tahun. Ambil saja 1 juta per bulan dan sisanya di buat investasi. Berarti total uang yang disetorkan selama 10 tahun itu Rp 120 juta. Atau jika anda bingung investasi apa, maka bisa ambil paket asuransi plus investasi atau unit Link.
Yang perlu diperhatikan adalah :
  • Lihat prospectus profil perusahaan di mana investasi Anda ditanamkan. Konsultasikan dengan pihak unit link dan beri gambaran profil resiko dan imbal balik yang ingin anda ambil. Ada peluang dananya berkembang menjadi lebih dari Rp 150 juta dalam waktu 10 tahun
  • Andai kata anda terus menyimpan dana anda dalam bentuk investasi, maka bisa berkembang lagi sampai Rp 3 miliar ketika Alkan berusia 55 tahun.
  • Hidup lebih nyaman karena ada manfaat proteksi bila dirawat di rumah sakit dengan besaran mulai dari Rp 5 juta/hari.
  • Perlindungan santunan bila terjadi cacat tetap dan penyakit kritis senilai mencapai Rp350 juta, meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan mendapatkan santunan Rp500 juta.

Pilih Yang Sesuai Dengan Kebutuhan Anda

Dengan mengetahui kriteria apa saja yang diperlukan, Anda dapat memilih Asuransi yang tepat dan sesuai. Tidak hanya itu, cara tersebut dapat membantu Anda mengantisipasi hal-hal yang akan mempersulit Anda nantinya. Terakhir yang terpenting, pastikan Asurasi Kesehatan yang Anda pilih memenuhi kriteria Asuransi terbaik.

Dewasa ini, kebutuhan manusia akan asuransi kesehatan kian perlu untuk dipenuhi. Hal tersebut berkaitan dengan jaminan yang melindungi sektor finansial Anda, apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan, penyakit kronis, dan terkena musibah bencana alam. Zaman sekarang, biaya berobat, dokter, dan rawat inap semakin naik. Ditambah lagi jika penyakit yang dimiliki tergolong penyakit berat. Anda bisa mengatakan bahwa diri Anda termasuk orang yang sehat saat ini. Akan tetapi, Anda tidak akan tahu bagaimana kesehatan Anda di masa mendatang. Untuk itu, Anda perlu melakukan tindakan preventif dengan memproteksi diri Anda dan keluarga dengan asuransi kesehatan.

Selain itu, dengan menggunakan asuransi, Anda dapat memproteksi keuangan Anda juga. Karena bila tidak memiliki asuransi kemudian terjadi kecelakaan atau penyakit, hal tersebut seringkali akan membuat keuangan seseorang menjadi tidak karuan. Ketika telah mencapai batas kemampuan keuangan, dan ketika itu pula Anda harus menebus biaya pengobatan, seringkali akan banyak hal yang dipertaruhkan, misalnya hingga menggadaikan perhiasan, kendaraan, bahkan rumah. Berutang pun bisa jadi dilakukan jika keadaan sudah sangat mendesak.

Akan sangat beruntung jika Anda bekerja di perusahaan yang telah menanggung asuransi kesehatan. Bagaimana jika tidak? Maka usahakan untuk memiliki asuransi Anda sendiri. Pilihlah asuransi kesehatan dari perusahaan penyedia jasa asuransi. Anda pun dapat mendaftarkan diri untuk asuransi yang diselenggarakan oleh pemerintah, seperti BPJS Kesehatan. Masalahnya adalah, masih banyak masyarakat yang belum mengerti tentang hal-hal penting sebelum membeli polis asuransi kesehatan. Di samping hal-hal yang perlu dipenuhi, hak-hak yang akan didapatkan, hal ini juga menyangkut pilihan asuransi kesehatan yang layak untuk dipilih. Untuk itu, Anda perlu memerhatikan hal-hal penting berikut ini sebelum Anda membeli asuransi kesehatan.

1. Nama Produk Asuransi


Nama Produk Asuransi via watchdogwire.com
Nama Produk Asuransi via watchdogwire.com
Setiap produk asuransi memiliki nama yang sangat beragam. Karena ketika Anda mencari asuransi kesehatan, perusahaan penyedia pasti memiliki nama produk lebih dari satu. Untuk itu, Anda harus teliti dan mengetahui dengan seksama nama suatu produk asuransi yang nantinya akan Anda pilih.

2. Memilih Perusahaan Penyedia Asuransi Kesehatan


Memilih Perusahaan Penyedia Asuransi Kesehatan via bobwolfgramagency.com
Memilih Perusahaan Penyedia Asuransi Kesehatan via bobwolfgramagency.com
Pilihlah perusahaan asuransi dengan rekam jejak (track record) yang bagus atas produk dan pelayanan yang prima. Salah satu ciri perusahaan asuransi yang baik adalah memiliki banyak cabang. Untuk mengetahuinya, Anda dapat mencari informasi melalui media internet atau surat kabar. Agar lebih yakin, carilah rekan atau sanak saudara Anda yang pernah mencoba asuransi pada suatu perusahaan. Coba cari dan bandingkan perusahaan yang memberikan banyak keuntungan.
Cermati dan bandingkan manfaat dari premi yang harus dibayarkan. Pilihlah produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial Anda. Jangan memaksakan diri untuk mengambil asuransi yang mahal. Anda dapat memangkas anggaran Anda dengan memilih kamar biasa ketika harus menjalani rawat inap, tidak perlu yang mewah.

3. Ketentuan Asuransi Kesehatan

Ketentuan Asuransi Kesehatan via blogspot.com
Ketentuan Asuransi Kesehatan via blogspot.com
Pelajari terlebih dahulu pelayanan seperti apakah yang ditawarkan oleh perusahaan, dan apa saja keuntungan yang bisa diperoleh. Baca seluruh pasal demi pasal secara mendetail, karena biasanya mereka sering mencantumkan syarat-syarat yang kurang bisa dipahami atau bias maknanya. Jika dirasa masih belum mengerti, Anda bisa bertanya hingga mendapatkan jawaban yang jelas. Pastikan bahwa polis asuransi telah mencakup biaya kesehatan yang Anda inginkan, seperti biaya rumah sakit, dokter, obat, dan biaya operasi.

4. Jaminan atau Coverage-nya

Jaminan Asuransi Kesehatan via springcreekdentistry.com
Jaminan Asuransi Kesehatan via springcreekdentistry.com

Sudah menjadi keharusan bahwa Anda sebagai calon nasabah mengerti betul akan hal ini. Karena dapat memengaruhi keputusan Anda untuk membeli asuransi atau tidak. Setiap nasabah memiliki pikiran sama agar asuransi yang dibelinya bisa memenuhi kebutuhan secara maksimal. Maksudnya, melindungi dari berbagai risiko penyakit maupun berbagai masalah kesehatan di masa yang akan datang.

Anda perlu mengetahui risiko apa saja yang akan dijamin asuransi. Selain itu perhatikan juga apakah ada batasan usia maksimal yang bisa dijaminkan produk asuransi yang akan Anda pilih. Tak kalah pentingnya, Anda juga perlu mengetahui seberapa banyak anggota keluarga lain yang dapat dicakup oleh asuransi tersebut.

5. Nilai Klaim Per Tahun

Nilai Klaim per Tahun via cloudfront.net
Nilai Klaim per Tahun via cloudfront.net
Pada umumnya, agen asuransi akan memberikan tabel nilai klaim yang akan diterima oleh Anda sebagai calon nasabah ketika sakit setiap tahunnya. Sebagai contoh, besaran tarif dokter umum, dokter spesialis, resep obat, jenis penyakit, dan lain-lain. Ketika maksimal klaim sudah terlampaui, selebihnya pengobatan akan menjadi tanggungan Anda.

6. Jaringan Rumah Sakit dan Sistem Reimbursement


Jaringan Rumah Sakit yang Luas via melanomainternational.org
Jaringan Rumah Sakit yang Luas via melanomainternational.org
Semakin banyak pilihan rumah sakit yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi, itu berarti semakin bagus produknya. Terlebih lagi jika produk asuransi itu diterima di semua rumah sakit. Oleh karenanya, Anda bisa dengan tenang mengandalkan produk asuransi itu. Anda sebagai calon nasabahnya akan merasa nyaman ketika berobat. Cukup dengan menunjukkan kartu asuransi, masalah Anda dapat terselesaikan. Metode ini disebut sebagai cashless yang berarti Anda tidak perlu membayar di rumah sakit karena sudah ditanggung oleh pihak asuransi.

Selain itu, perhatikan apakah berlaku juga sistem reimbursements. Sistem ini berarti Anda harus bayar terlebih dulu baru nantinya dapat mengajukan klaim ke perusahaan asuransi. Untuk reimbursement, biasanya nasabah wajib melampirkan resep dan formulir diagnosis yang telah ditandatangani oleh dokter.

7. Prosedur Rawat Inap dan Jalan


Tanggungan Perawatan Asuransi via valuefoc.com
Tanggungan Perawatan Asuransi via valuefoc.com

Pada asuransi kesehatan, ada dua jenis perawatan yang ditanggung, yakni rawat inap (in-patient treatment) dan rawat jalan (out-patient treatment). Anda perlu memeriksa apakah agen asuransi Anda menyediakan tanggungan rawat inap ataukah rawat jalan. Untuk Rawat jalan, Anda juga perlu bertanya bagaimana perusahaan asuransi akan memberikan penggantian biaya pengobatan atau uji laboratorium sesuai yang dijanjikan dalam polis. Tentunya, jika peserta mengalami rawat inap atau rawat jalan di klinik atau rumah sakit.

Produk asuransi yang baik akan membuat nasabahnya nyaman karena tidak perlu repot mengurus administrasi rumah sakit. Anda hanya cukup menunjukkan kartu asuransi dan tidak perlu lagi membayar tunai untuk mendapatkan pelayanan yang diinginkan lantaran sudah ditanggung oleh pihak perusahaan asuransi. Sementara itu untuk rawat inap, prosedurnya bergatung pada premi yang dibayarkan. Pihak rumah sakit akan memeriksa benefit asuransi yang disesuaikan dengan kelas layanan kesehatan. Misalnya saja nominal yang diberikan perusahaan asuransi untuk biaya kamar adalah sebanyak Rp250.000,-. Harga tersebut setara dengan ruang inap kelas III. Oleh karenanya, pihak rumah sakit akan menganjurkan pasien dirawat di ruang kelas III.

Namun demikian, bagaimana jika ruang kelas III penuh? Biasanya, pihak asuransi akan menaikkan fasilitasnya menjadi lebih tinggi. Tetapi hal ini hanya sementara waktu hingga tersedia ruang rawat inap kelas III dan pasien akan dipindahkan. Jika Anda menginginkan naik kelas karena merasa kurang puas dengan fasilitas yang Anda peroleh, Anda dapat menaikkan kelasnya secara mandiri. Caranya, dengan meminta “Surat Pernyataan Kesediaan Pembayaran Selisih Biaya” untuk diisi dan ditandatangani oleh pasien atau keluarga pasien.

8. Resiko Kecelakaan, Cacat Tetap, dan Meninggal


Penanggungan Asuransi Terhadap Kecelakaan via wikimedia.org
Penanggungan Asuransi Terhadap Kecelakaan via wikimedia.org
Pada produk asuransi kesehatan, terdapat dua jenis produk, yaitu murni dan tambahan (riders). Asuransi kesehatan murni hanya mencakup penggantian biaya pengobatan atau uji laboratorium ketika sakit. Cakupan asuransi dapat diperluas jika calon nasabah menghendaki fasilitas riders ini sebagai asuransi tambahan. Riders adalah penggantian seluruh biaya rumah sakit karena kecelakaan, perawatan penyakit kritis, sampai pemberian santunan karena meninggal dunia.

Asuransi tambahan atau riders ini berfungsi untuk mengoptimalkan program asuransi utamanya. Namun demikian, Anda pasti bertanya-tanya untuk mendapat perluasan manfaat itu. Apakah harus menambah premi lagi ataukah sudah termasuk dalam benefit dari produk tersebut? Jika Anda belum mengerti benar manfaatnya, sebaiknya mintalah dibuatkan ilustrasi kejadian apa saja yang dijaminkan asuransi. Ilustrasi itu misalnya kejadian kecelakaan di jalan raya akibat ditabrak kendaraan. Apakah asuransi akan menanggung semua pengobatan ataukah ada syarat lainnya yang perlu disiapkan.

9. Premi


Premi Asuransi Kesehatan via politicalgeek.net
Premi Asuransi Kesehatan via politicalgeek.net
 Poin ini terkait dengan kapasitas keuangan Anda. Berapa banyak yang akan dikeluarkan untuk membayar asuransi. Pembayarannya dilakukan per bulan, per semester, atau per tahun? Akan tetapi, yang paling penting adalah berapa lama bayarnya? Jarang sekali agen asuransi menginformasikan hal-hal seperti ini. Ada yang cukup bayar selama 10 tahun saja, tetapi manfaatnya sampai nasabah meninggal dunia. Ada juga yang tetap bayar sampai nasabah berusia 80 tahun, bahkan ada yang seumur hidup harus bayar. Pastikan hal ini jelas karena menyangkut besaran uang yang Anda investasikan.

10. Medical Check Up


Medical Check Up atau Perawatan Kesehatan via nydailynews.com
Medical Check Up atau Perawatan Kesehatan via nydailynews.com
Ada asuransi yang menyediakan medical check up dan ada pula yang tidak. Jika terdapat medical check up,biasanya pihak asuransi ingin mengukur resiko kesehatan calon nasabah. Jika nasabah terdiagnosis penyakit tertentu bisa saja polis asuransinya ditolak. Atau kalau pun bisa, nasabah mendapatkan konsekuensi yaitu membayar premi lebih. Kebanyakan produk asuransi tidak memasukkan beban biaya medical check up sebagai yang ditanggung, atau dengan kata lain biayanya ditanggung oleh nasabah. Kebijakan ini dimaksudkan agar tak disalahgunakan bagi mereka yang hanya ingin melakukan check up gratis. Jadi, Anda perlu memastikan sejak awal apakah ada medical check up atau tidak.

11. Mengetahui Cara Membatalkan Polis Asuransi

Pembatalan Asuransi Kesehatan via parade.com
Pembatalan Asuransi Kesehatan via parade.com
Percaya atau tidak, biasanya agen asuransi sengaja menyembunyikan perihal ini. Padahal, Anda sebagai nasabah berhak untuk tahu juga. Coba baca baik-baik polis asuransi yang terdapat ketentuan yang berbunyi, ”Jika tidak setuju dengan isi polis, maka dalam waktu dua minggu sejak polis terbit, polis bisa dikembalikan dan uang yang disetor bisa dikembalikan ke nasabah.” Artinya, calon nasabah punya waktu dua minggu untuk membatalkan polis yang disetujuinya. Atau dengan kata lain, calon nasabah diberikan waktu dua minggu untuk mempelajari polis tersebut. Kalau tidak setuju, Anda bisa membatalkan sekaligus uang Anda kembali. Jika telah lewat dari waktu yang telah ditetapkan, sama saja Anda setuju dengan isi polis tersebut.

12. Jika Pembayaran Premi Macet


Jika Pembayaran Premi Asuransi Macet via liveinsurancenews.com
Jika Pembayaran Premi Asuransi Macet via liveinsurancenews.com
 Poin ini lebih pada segi antisipasi saja kalau di masa mendatang Anda gagal bayar premi. Masalahnya, hal ini menyangkut kepentingan nasabah yang khawatir kalau gagal bayar sehingga dengan sendirinya tidak mendapat jaminan kesehatan dari asuransi. Perhatikan apa kebijakan yang ditawarkan agen asuransi. Biasanya yang diberikan adalah masa tunggu. Artinya, kalau saat jatuh tempo bayar premi Anda tidak bisa melunasi, polis tidak secara otomatis ditutup atau dibatalkan sepihak dari perusahaan asuransi.

Usahakan Memiliki Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan bisa menjadi bentuk perlindungan terbaik yang memberikan penggantian kerugian yang dialami akibat menderita sakit atau risiko kesehatan lainnya. Tetap perlu diingat, pastikan asuransi kesehatan yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan dan pilihlah fasilitas kesehatan yang sesuai dengan anggaran. Pastikan juga Anda membayar premi asuransi setiap bulannya, atau sesuai kesepakatan. Untuk itu, Anda bisa meminta tolong salah satu anggota keluarga Anda untuk mengingatkan. Jika Anda adalah seorang kepala keluarga, pastikan juga Anda mendaftarkan asuransi untuk seluruh anggota keluarga. Berapa pun usianya, Anda tidak akan tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.


Salah satu tokoh pendiri Microsoft, Bill Gates, pernah mengatakan bahwa yang paling dia takuti dalam berbisnis software dan komputer adalah aspek kesehatan, karena jika orang sakit komputer pun bisa mereka jual untuk berobat. Hal ini menAndakan bahwa betapa mahal dan pentingnya nilai kesehatan. Yang namanya sakit, tidak bisa di tebak dan jika sudah terjadi biayanya bisa murah ratusan ribu sampai ratusan juta. Berapa pun aset dan harta yang kita miliki, jika sudah terkena sakit, seolah tiada artinya untuk menutup biaya berobat. Dari sinilah awal mula betapa pentingnya kita ikut program asuransi kesehatan.

Mengenal Lebih Jauh Mengenai Asuransi Kesehatan

Asuransi Kesehatan Memberi Keamanan Finansial via zsccnu.com
Asuransi Kesehatan Memberi Keamanan Finansial via zsccnu.com
Seringkali kita mendapatkan penawaran dari beberapa perusahaan asuransi, yang salah satunya untuk jenis produk asuransi kesehatan, tapi apakah kita sudah paham seluk belum produk yang ditawarkan tersebut? Jika kita tanyakan pada agennya, maka yang muncul tentunya semua kelebihan dan manfaat produk, namun sisi lain yang bisa saja penting Anda ketahui tidak disampaikan dengan baik. Untuk itulah Anda perlu belajar dan mencari tahu tips cara memilih asuransi kesehatan yang tepat pada perusahaan asuransi yang tepat pula.

Asuransi kesehatan adalah suatu produk asuransi yang dapat memberikan jaminan keamanan finansial kepada pemegang polis, ketika pemegang polis mengalami sakit atau gangguan kesehatan atau kecelakaan yang membuatnya masuk rumah sakit. Jika kita kelompokkan secara umum ada dua jenis perawatan yang ditawarkan pihak perusahaan asuransi, yaitu rawat inap dan rawat jalan. Nah, apakah kita butuh keduanya? Dan jika iya, kapan waktu yang tepat untuk mengambil kedua jenis perawatan tersebut?

Memiliki Asuransi Kesehatan dari Segi Finansial dan Sosial

Kelebihan Memiliki Asuransi Kesehatan via blr.com
Kelebihan Memiliki Asuransi Kesehatan via blr.com

Ada banyak alasan orang mengambil produk asuransi kesehatan, salah satunya yang sering terjadi walau terkesan konyol adalah ikut-ikutan teman atau agen asuransinya masih teman sendiri. Jika dilihat dari sisi finansial, asuransi kesehatan sangatlah penting karena berguna untuk mengurangi resiko yang berkaitan dengan perekonomian, dengan cara menggabungkan unit yang terkena resiko secara bersama–sama dan ditanggung bersama sehingga beban tertanggung menjadi lebih ringan. Dari sisi sosial, status sosial Anda akan tetap terjaga manakala bisa menanggung biaya rumah sakit sendiri, begitu pun sebaliknya. Di sinilah peran asuransi kesehatan sangatlah penting. Nah, bagaimana cara memilih asuransi kesehatan yang tepat?

Mengambil Paket Asuransi Kesehatan Mutlak Perlu


Biaya Berobat Kian Mahal Menekan Orang Menggunakan Asuransi Kesehatan via information.com
Biaya Berobat Kian Mahal Menekan Orang Menggunakan Asuransi Kesehatan via information.com

Orang baru ingat pentingnya kesehatan setelah mengalami sakit, namun kondisi seperti ini jelas sudah terlambat. Ada beberapa pertimbangan penting seperti yang diajarkan dalam ajaran Islam terkait pentingnya memanfaatkan waktu sehat sebelum sakit. Berikut ini pertimbangan penting tersebut:

1. Manfaatkan Masa Sehatmu Sebelum Masa Sakitmu

Sangatlah wajar ketika tak ada agen asuransi yang keliling bangsal rumah sakit menawarkan asuransi kesehatan. Asuransi tentu saja tak mau menanggung biaya orang yang sudah jatuh sakit. Mereka pasti pakai ketentuan pre existing condition yang artinya penyakit yang tak ditanggung lantaran sudah diderita sebelum jadi nasabah perusahaan asuransi. Jadi perlu kejujuran dan cek kesehatan sebelum mengambil produk asuransi kesehatan supaya jelas mana yang dilindungi paket asuransi dan penyakit mana yang tidak.

Jika tidak jelas, maka potensi salah paham akan muncul karena perusahaan asuransi juga tak mau rugi mengingat biaya untuk meng-cover pengobatan lebih besar daripada polis. Intinya, perusahaan asuransi tak mau menerima nasabah yang sudah menderita sakit. Kalau pun diterima dengan syarat tak menanggung sakit yang sudah diderita itu. Jadi jelas sekali bahwa selagi Anda saat ini masih sehat, segera ambil paket asuransi kesehatan sekarang juga.

2. Manfaatkan Masa Mudamu Sebelum Masa Tuamu

Selagi masih muda, logikanya, lebih sehat daripada yang sudah tua, karena meskipun umur masih muda bukan berarti bebas dari masalah kesehatan. Hal ini menjadi pertimbangan mahalnya premi asuransi kesehatan saat Anda sudah semakin tua karena makin tua seseorang maka kemungkinan menderita sakit makin tinggi. Inilah alasan kenapa premi asuransi kesehatan bagi yang berusia tua lebih mahal dari mereka yang masih muda. Supaya hemat dan efisien, ajukan paket asuransi Anda sekarang juga.

Saran dalam Memilihi Asuransi Kesehatan

Cermati Beberapa Hal Penting dalam Memilih Asuransi Kesehatan via infinainsure.com
Cermati Beberapa Hal Penting dalam Memilih Asuransi Kesehatan via infinainsure.com

Bagimanakah cara memilih asuransi kesehatan yang tepat? Memilih asuransi yang tepat pada prinsipnya adalah membayar premi untuk paket asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan. Beberapa poin penting yang perlu di pertimbangkan antara lain:

1. Tawaran Cash Plan bukan Prioritas

Anda pernah mendengar istilah cash plan? Cash plan adalah tawaran asuransi dengan manfaat penggantian berdasarkan berapa lama Anda di rawat di sebuah rumah sakit. Artinya penggantian biaya sesuai plafon harian, misalnya per hari Rp1 juta, tinggal kelipatan berapa lama dia di rawat. Hal ini tidak menguntungkan karena biaya rumah sakit tidak bisa diperkirakan dengan nominal tetap seperti itu. Prinsip asuransi kesehatan juga seharusnya mengganti semua biaya yang dikeluarkan selama di rawat. Jika Anda mengambil cash plan bisa jadi dana Anda akan terkuras karena ada begitu banyak biaya selama di rawat di rumah sakit yang tidak bisa di prediksi dengan model cash plan seperti itu. Sebenarnya cash plan lebih murah daripada bayar premi asuransi. Namun sebaiknya cash plan cukup Anda pakai sebagai tambahan asuransi kesehatan saja.

2. Periksa Ketentuan Rawat Inap

Perlu Anda perhatikan, salah satu tips memilih asuransi kesehatan yang baik adalah adanya penjelasan secara terperinci kepada calon nasabah sampai mereka paham isi polis termasuk mengenai ketentuan rawat inap. Tiap perusahaan asuransi punya ketentuan yang berbeda-beda, misalnya terkait rawat inap harus di rumah sakit, melahirkan harus dokter kandungan, dan sebagainya. Pelajari dengan detil dan komunikasikan dengan agen asuransi kesehatan Anda.

3. Pahami Kebijakan Double Claim

Jika Anda punya fasilitas klaim kesehatan dari kantor, maka Anda perlu melihat fasilitas dobel klaim paket asuransi yang akan diambil. Pastikan syaratnya mudah, cukup pakai fotokopi kuitansi rumah sakit yang dilegalisir, maka klaim pun bisa dicairkan. Saat ini hampir semua perusahaan asuransi memberlakukan syarat yang cukup mudah dalam proses dobel klaim, hanya cukup fotokopi kuitansi legalisir saja, sementara yang asli untuk klaim di kantor.

4. Hindari Unit Link

Asuransi murni bisa maksimal melakukan proteksi manakala tidak tercampur dengan produk investasi. Pilih asuransi kesehatan murni apabila belum memiliki asuransi kesehatan atau punya tetapi plafonnya kecil.

Simulasi Hitungan dalam Memilih Asuransi Kesehatan

Untuk mengetahui cara memilih asuransi kesehatan yang tepat, salah satunya bisa dilakukan dengan simulasi. Sebagai contoh bisa dilihat pada contoh kasus berikut ini:
Data Keuangan Nasabah:
Gaji: Rp16.000.000
Biaya hidup: Rp3.000.000
Cicilan mobil: Rp5.000.000
Cicilan KPR: Rp3.000.000
Tagihan Kartu Kredit: Rp1.500.000
Sisa: Rp3.500.000
Sisa dana di atas bisa digunakan untuk dialokasikan ke asuransi kesehatan selama 10 tahun. Ambil saja Rp1 juta per bulan dan sisanya bisa digunakan untuk berinvestasi. Berarti total uang yang disetorkan selama 10 tahun itu Rp120 juta. Atau jika Anda bingung investasi apa, maka bisa ambil paket asuransi plus investasi atau unit link dengan catatan:
  • Lihat prospektus profil perusahaan di mana investasi Anda ditanamkan. Konsultasikan dengan pihak unit link dan beri gambaran profil resiko dan imbal balik yang ingin Anda ambil. Ada peluang dananya berkembang menjadi lebih dari Rp150 juta dalam waktu 10 tahun.
  • Andai kata Anda terus menyimpan dana Anda dalam bentuk investasi, maka bisa berkembang lagi sampai Rp3 miliar ketika Akan berusia 55 tahun.
  • Hidup lebih nyaman karena ada manfaat proteksi bila dirawat di rumah sakit dengan besaran mulai dari Rp5 juta/hari.
  • Perlindungan santunan bila terjadi cacat tetap dan penyakit krtitis senilai mencapai Rp350 juta, meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan mendapatkan santunan Rp500 juta.
Beberapa manfaat lain yang bisa Anda dapatkan saat mengambil paket unit link (asuransi kesehatan dan investasi) adalah sebagai berikut:
  • Hidup lebih tenang karena Anda mendapatkan proteksi kesehatan dan tidak pusing memikirkan bagaimana biar dana Anda berkembang.
  • Anda lebih mudah mengatur dan merencanakan keuangan mulai dari tabungan, investasi, dan asuransi dalam satu paket.

Anda Butuh Jaminan Kesehatan

Segala kemungkinan dapat terjadi pada Anda, mungkin secara tiba-tiba Anda mengalami penyakit kritis yang menguras biaya dalam pengobatannya. Di sinilah peran asuransi kesehatan untuk membantu Anda dalam mengatasi kekurangan dana yang Anda miliki untuk membayar biaya pengobatan. Jaminan kesehatan sangat dibutuhkan saat Anda terserang penyakit yang kritis karena biaya medisnya akan menguras dompet. Dengan adanya asuransi, maka Anda tidak perlu memikirkan biaya tersebut karena sudah terjamin.

Artikel Terbaru

[recent][fbig1][#1d8bee]

Bisnis

[Bisnis][fbig1][#1d8bee]

Asuransi

[Asuransi][fbig1][#1d8bee]

Wisata

[Wisata-Indonesia][fbig1][#1d8bee]

Ikuti Informasi Menarik Dari Kami Melalui Email

Diberdayakan oleh Blogger.