Berikut ini adalah beberapa informasi mengenai Deposito dari situs Wisatasia, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda.

Menaruh uang Anda di Bank sudah menjadi hal umum yang dilakukan semua orang, karena alasan keamanan dan kemudahan. Namun tidak hanya itu, menaruh uang di Bank juga bisa dilakukan untuk investasi, caranya adalah melalui deposito. Deposito adalah produk perbankan sejenis tabungan dengan bunga yang lebih besar dari tabungan biasa. Selain itu, deposito berbeda dari tabungan biasa dalam hal fleksibilitasnya. Berbeda dengan tabungan biasa yang uangnya bisa diambil kapan saja di ATM terdekat, uang yang ada di deposito hanya bisa diambil sesuai dengan jangka waktu tertentu dan hanya bisa diambil di Bank tempat Anda membuat deposito.

Deposito merupakan bentuk investasi yang paling aman namun memiliki bunga yang paling kecil dibandingkan produk investasi lainnya. Oleh karena itu, deposito sangat cocok bagi Anda yang masih awam tentang dunia investasi namun ingin mengembangkan uang Anda. Setiap bank memiliki suku bunga yang berbeda-beda untuk deposito. Banyaknya bank yang memberikan penawaran menarik akan membuat Anda bingung dalam memilih Bank mana yang paling tepat untuk deposito Anda. Jadi, inilah cara yang akan membantu Anda dalam memilih.

1. Perhatikan Reputasi Bank

Pilih Bank dengan Reputasi Baik via steenstrupnews.com
Pilih Bank dengan Reputasi Baik via steenstrupnews.com
Memperhatikan reputasi Bank adalah hal yang penting sebelum Anda menaruh uang Anda disana. Bank tempat Anda membuat deposito harus memenuhi standar kesehatan oleh Bank Indonesia. Hal ini diperlukan untuk menghindari diri Anda dari resiko kebangkrutan Bank kelak. Selain itu, dengan reputasi yang baik, Bank juga biasanya memiliki standar pelayanan yang baik dan memuaskan nasabah, sehingga selain aman, Anda juga akan merasa nyaman memiliki deposito di Bank tersebut.

2. Tentukan Waktu Deposito

Tentukan Jangka Waktu yang Sesuai via zakat.or.id
Tentukan Jangka Waktu yang Sesuai via zakat.or.id
Perbedaan jangka waktu deposito juga berdampak pada besaran bunga deposito yang diberikan oleh Bank. Jangka waktu yang ditawarkan untuk deposito adalah mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan. Pilihlah jangka waktu yang sesuai dengan kebutuhan Anda ke depan. Setelah menentukan jangka waktu, Anda baru bisa melakukan perbandingan bunga deposito antar Bank.

3. Lakukan Perbandingan Bunga Deposito Antar Bank

Pilih Bunga Deposito yang Tinggi via thefrugalmodel.com
Pilih Bunga Deposito yang Tinggi via thefrugalmodel.com

Tentu saja, besaran bunga deposito menjadi salah satu pertimbangan Anda sebelum memilih Bank yang paling tepat. Mencari tahu dan membandingkan bunga deposito antar Bank akan membantu Anda untuk melihat siapa yang menawarkan bunga deposito tertinggi bagi Anda. Semakin tinggi bunga deposito, maka semakin besar keuntungan yang Anda dapatkan.

4. Waspada Bunga Deposito yang Terlalu Tinggi

Jangan Sampai Anda Jadi Korban via mirror.co.uk
Jangan Sampai Anda Jadi Korban via mirror.co.uk
Anda harus berhati-hati ketika ada Bank yang menawarkan bunga deposito yang melebihi tingkat suku bunga Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS). Bank Indonesia memiliki peraturan bagi Bank untuk mengeluarkan bunga deposito sama dengan atau dibawah dari suku bunga LPS. Biasanya Bank yang memberikan bunga lebih tinggi dari LPS adalah Bank yang tidak sehat dan membutuhkan dana cepat. Selain itu, jika Anda memiliki deposito di Bank tersebut, investasi Anda sangat beresiko, karena apabila Bank itu bangkrut, uang Anda akan langsung hilang. LPS tidak menjamin simpanan Anda di Bank yang memberikan bunga deposito melebihi LPS.

5. Pilih yang Persyaratannya Paling Mudah

Syarat Mudah Tidak Repot via signaturesofasia.com
Syarat Mudah Tidak Repot via signaturesofasia.com

Setiap Bank memiliki syarat yang berbeda-beda ketika Anda mau membuka deposito. Ada Bank yang memiliki persyaratan rumit dan ada juga yang mudah. Pilihlah bank dengan persyaratan paling mudah, hal ini bertujuan untuk kemudahan Anda saja. Semakin rumit, semakin merepotkan Anda, kan.

6. Perhitungkan Biaya Lainnya

Perhitungkan Biaya dengan Teliti via sipheraccounting.com
Perhitungkan Biaya dengan Teliti via sipheraccounting.com
Tidak semua Bank memberlakukan biaya administrasi per bulan serta biaya pinalti jika Anda melakukan penarikan uang sebelum jatuh tempo. Tapi, lebih baik pastikan dulu apakah Bank yang Anda inginkan memiliki biaya-biaya tersebut atau tidak dan juga perhatikan besarnya biaya. Pilihlah yang paling menguntungkan bagi keuangan Anda.

Investasi Aman yang Menguntungkan

Investasi adalah cara agar uang Anda semakin bertambah tanpa perlu menambah pekerjaan. Namun, tidak semua investasi selalu menguntungkan Anda. Malah bisa jadi investasi malah membuat Anda terpuruk karena Anda salah menempatkan uang Anda. Oleh karena itu, bagi Anda yang masih awam dalam hal investasi, deposito bisa menjadi solusi bagi Anda. Pilihlah investasi yang cukup aman dan menguntungkan. Cermati bisa membantu anda untuk memilih deposito dengan bunga tinggi.

Deposito dan tabungan merupakan produk perbankan yang ditawarkan kepada masyarakat untuk menyimpan uang. Selain itu, keduanya juga memiliki pajak sebesar 20% yang dikenakan kepada pemiliknya. Lalu apa bedanya? Apakah perbedaannya hanya terletak pada penamaannya saja? Tentu tidak. Jika dicermati, kedua hal ini memiliki beberapa perbedaan yang menjadikan mereka sangat berbeda. Sebelum Anda semakin penasaran, inilah perbedaan deposito dan tabungan yang menjadikan mereka sangat berbeda.

1. Bunga Deposito Lebih Tinggi dari Tabungan

Bunga Deposit Lebih Tinggi via empowerednews.net
Bunga Deposit Lebih Tinggi via empowerednews.net

Keuntungan dari memasukkan dana ke deposito adalah bunganya lebih tinggi dari tabungan. Bunga deposito berkisar antara 5% hingga 7% dari jumlah dana Anda, sedangkan bunga tabungan hanya berkisar antara 0.5% hingga 3%. Dengan bunga yang lebih besar, perkembangan uang Anda akan lebih cepat.

Biasanya dana yang akan dimasukkan ke deposito adalah dana simpanan jangka panjang. Jika dana itu Anda masukkan ke dalam tabungan bersama dengan uang Anda untuk keadaan darurat, kemungkinan uang itu akan terpakai untuk membeli keinginan Anda. Sedangkan jika Anda menyimpannya di deposito, pengeluaran akan lebih terkontrol karena tidak bisa diambil seenaknya dan uang juga bertumbuh karena bunga yang tinggi.

2. Fleksibilitas Pengambilan Uang

Mengambil Uang Tidak Semudah Tabungan via deadbeatspanel.com
Mengambil Uang Tidak Semudah Tabungan via deadbeatspanel.com
Seperti yang pasti Anda tahu, Anda dapat mengambil dana pada tabungan Anda kapanpun, dan dimanapun yang ada ATM. Hal ini tidak dapat Anda lakukan dengan deposito. Uang di deposito tidak bisa Anda cairkan seenaknya, ada jangka waktu (tenor) tertentu yang harus dilewati hingga jatuh tempo, baru Anda bisa melakukan pengambilan uang. Biasanya tenor deposito adalah 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, 24 bulan. Jika Anda melakukan pengambilan sebelum tanggal jatuh tempo, ada biaya pinalti yang harus Anda bayarkan. Misalkan Anda memiliki deposito berjangka 6 bulan, dan Anda ingin mengambil dana Anda padahal baru di bulan ke-2. Anda tetap bisa mengambil uang Anda, tetapi ada biaya pinalti yang akan dikenakan kepada Anda.

Perbedaan ini seringkali dimanfaatkan oleh orang yang ingin mengatur keuangannya dengan cara memisahkan penyimpanan dana mereka. Dana yang dimasukkan ke deposito adalah dana yang tidak akan dipakai dalam waktu dekat, sehingga akan lebih menguntungkan jika dimasukkan ke deposito.

3. Deposito untuk Investasi, Tabungan untuk Menabung

Investasi atau Menabung? via bfgfmoneyblog.com
Investasi atau Menabung? via bfgfmoneyblog.com
Bunga deposito yang lebih tinggi daripada bunga tabungan menjadikan deposito sebagai salah satu produk investasi. Sebagai salah satu produk investasi, deposito merupakan produk investasi yang paling minim resikonya, namun bunganya juga paling kecil dari antara produk investasi lainnya. Untuk Anda yang masih awam soal berinvestasi, deposito bisa menjadi awal bagi masa depan investasi Anda. Dan bagi Anda yang sudah mahir berinvestasi, deposito juga berguna untuk mengembangkan uang hasil dari investasi lainnya.

Berbeda dengan deposito, tabungan bukan ditujukan untuk investasi. Tabungan adalah tempat Anda menaruh uang yang akan Anda pakai sehari-hari dan untuk dana darurat. Pengambilan dana yang fleksibel, bunga yang kecil, dan biaya administrasi membuat tabungan bukanlah produk investasi. Karena dengan bunga yang kecil, akan sulit untuk mengembangkan uang, ditambah lagi biaya administrasi per bulan yang bisa menguras bunga Anda.

4. Bilyet dan Buku Tabungan

Berbeda Bentuk Dokumen Kepemilikan via wisegeek.com
Berbeda Bentuk Dokumen Kepemilikan via wisegeek.com
Jika Anda membuka tabungan, Anda akan memegang buku tabungan dan kartu ATM sebagai bukti bahwa Anda memiliki tabungan di Bank tersebut. Hal ini berbeda ketika Anda membuka deposito. Yang Anda dapat adalah bilyet deposito. Inilah yang menandakan bahwa Anda pemilik dari dana yang ada di deposito tersebut.

Mengatur Keuangan dengan Deposito dan Tabungan

Deposito dan tabungan memiliki keunggulannya masing-masing dalam menyimpan uang. Keunggulan tersebut bisa Anda gunakan untuk membantu Anda dalam mengatur keuangan Anda agar lebih baik. Tempatkan dana yang akan Anda gunakan untuk kegiatan sehari-hari dan darurat di dalam tabungan, yang bisa diambil kapanpun Anda butuhkan. Sedangkan pakai deposito untuk dana yang tidak akan terpakai dalam jangka waktu dekat sehingga secara tidak langsung Anda sedang melakukan investasi yang aman dan menguntungkan. Dengan mengatur keuangan menggunakan deposito dan tabungan, keuangan Anda akan lebih terkontrol dan bertumbuh. Selamat mencoba!

Keinginan untuk berinvestasi bisa terhambat karena mempertimbangkan unsur halal atau tidaknya cara investasi yang dilakukan oleh bank. Oleh karena hal ini, bank-bank syariah mulai hadir dan menawarkan cara menabung dan berinvestasi yang halal. Seiring dengan berkembangnya bank syariah, banyak bank pemerintah maupun swasta yang juga menyediakan pilihan produk perbankan berbasis syariah atau yang konvensional.

Produk perbankan syariah yang ditawarkan oleh bank ada beberapa bentuknya, mulai dari tabungan syariah, KPR syariah, hingga deposito syariah. Seperti yang Anda tahu, deposito adalah salah satu instrument investasi yang paling aman, dan karena berbasis syariah maka deposito ini lebih aman. Mari kenali lebih lanjut tentang deposito syariah dan manfaatnya.

Apa Itu Deposito Syariah?

Deposito Berbasis Syariah via hayatimagazine.com
Deposito Berbasis Syariah via hayatimagazine.com
Deposito syariah adalah salah satu produk perbankan yang dipakai untuk melakukan investasi berjangka dengan menerapkan prinsip syariah. Jenis investasi ini ditujukan kepada nasabah perorangan atau perusahaan dengan menggunakan akad mudharabah. Dengan menggunakan akad mudharabah, cara perhitungan keuntungan yang di dapat oleh nasabah akan dilakukan dengan cara nisbah atau bagi hasil. Dalam deposito syariah, nasabah berperan sebagai shahibul maal atau pemilik dana dan bank sebagai mudharib atau pengelola dana.

Pada saat Anda akan membuka deposito syariah, bank akan meminta Anda mengisi akad, yaitu perjanjian antara nasabah dan bank tentang dana yang Anda taruh di bank tersebut. Dalam akad itu akan diatur tentang besar pembagian hasil keuntungan dan pemilihan instrument investasi yang akan bank lakukan dengan uang Anda. Umumnya, nisbah yang ditawarkan oleh bank adalah 60 : 40 untuk nasabah dan bank. Jadi, semakin pintar bank memutar uang Anda untuk menghasilkan keuntungan, maka Anda akan mendapat untung yang Anda dapat akan semakin besar juga. Ada 2 opsi yang bisa Anda pilih dalam memilih instrument investasi, yakni mutlaqah dan muqayyadah. Mutlaqah adalah nasabah membiarkan bank yang menentukan instrument investasi yang akan dilakukan untuk memutar uang, sedangkan muqayyadah adalah nasabah yang menentukan instrument investasi yang akan dilakukan oleh bank.

Manfaat Deposito Syariah

Manfaat Deposito Syariah via deliknews.com
Manfaat Deposito Syariah via deliknews.com

Apakah Anda sudah mulai tertarik dnegan deposito syariah? Sebelum melangkah lebih jauh, Anda harus mengetahui manfaatnya. Dengan menggunakan deposito syariah, Anda akan memiliki banyak keuntungan yang pastinya berbeda dengan manfaat dari deposito konvensional. Berikut inilah manfaat dari deposito syariah yang akan Anda rasakan.

1. Dana Anda Dijamin Aman

Seperti yang telah diatur oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS), layaknya deposito pada umumnya, dana Anda akan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Keselamatan uang Anda akan dijamin oleh LPS apabila terjadi kebangkrutan bank. Jadi Anda tidak akan kehilangan uang tersebut. Nah, dengan deposito syariah, tingkat keamanannya bahkan jadi lebih tinggi karena persentase pembagian keuntungan sudah ditentukan dari awal oleh pihak nasabah dan bank, sehingga menutup kemungkinan terjadi kecurangan dari salah satu pihak.

2. Hitungan Keuntungan Sesuai Keinginan Anda

Cara perhitungan keuntungan dalam deposito syariah adalah dengan sistem nisbah atau bagi hasil, berbeda dengan deposito konvensional yang keuntungannya dihitung berdasarkan besaran suku bunga yang berlaku. Keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari deposito syariah bisa jadi sangat besar dan juga bisa merugi, tergantung dari bagaimana bank memutar uang Anda. Namun, pembagian hasilnya dapat Anda atur sendiri melalui akad yang telah Anda buat bersama dengan bank pada saat awal pendaftaran deposito. Jadi perhitungannya lebih jelas dan sesuai dengan yang Anda inginkan.

3. Prosesnya Pasti Halal

Anda tidak perlu mengkhawatirkan bagaimana cara bank memutar uang Anda dan halal atau tidaknya uang keuntungan itu karena sesuai dengan namanya, bank akan memutarkan dana deposito Anda dengan hukum syariah. Sudah dipastikan bahwa bank akan memproses dana Anda di sektor dan dengan cara yang halal.

4. Bisa Dijadikan Jaminan Pembiayaan

Deposito syariah dapat digunakan sebagai jaminan pembiayaan. Layaknya surat berharaga, deposito syariah juga dapat dijadikan jaminan saat Anda membutuhkan dana untuk pembiayaan sesuatu. Untuk mengetahui apa saja tipe pembiayaan yang bisa dijaminkan dengan deposito syariah, Anda harus menanyakannya langsung ke pihak bank karena setiap bank memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda-beda tentang hal ini.

Hasilkan Uang Secara Halal

Menghasilkan uang yang banyak tentu bukan hal yang sulit jika dilakukan dengan cara yang salah dan tidak halal pastinya. Namun dari uang yang tidak halal itu, kebahagiaan yang akan Anda rasakan akan berkurang atau bahkan malah tidak membuat Anda bahagia. Sama halnya dengan investasi, akan lebih baik jika Anda mengetahui dengan pasti bahwa investasi yang Anda lakukan adalah halal. Bagaimana caranya? Gunakanlah produk perbankan syariah seperti contohnya deposito syariah ini. Keuangan Anda semakin bertambah dan pasti didapat dengan cara yang halal, serta kebahagiaan dapat Anda rasakan.

Terdapat beragam bentuk investasi yang dapat dilakukan masyarakat pada saat ini. Salah satu bentuk investasi yang paling aman adalah deposito. Perubahan nilai tukar mata uang yang tidak menentu membuat banyak orang gemar melakukan investasi dalam bentuk valas. Berdasarkan fluktuasi nilai tukar rupiah yang tidak menentu, investasi dalam bentuk valas bisa jadi sangat menguntungkan. Oleh karena itu, banyak bank yang menyediakan bentuk investasi deposito valas. Ayo kenali apa itu deposito valas.

Pengertian Deposito Valas

Tidak berbeda dengan deposito konvensional, deposito valas memiliki aturan dan sistem yang sama, yaitu menaruh uang di bank dalam jangka waktu tertentu dan tidak bisa diambil sebelum jatuh tempo, sebagai imbalannya, bank akan memberikan suku bunga yang lebih tinggi kepada nasabah. Perbedaannya terletak pada mata uang yang ditaruh dalam deposito. Deposito valas hanya menerima dana dalam bentuk mata uang asing, seperti USD, GBP, HKD, EUR, SGD, JPY, dan mata uang asing lainnya sesuai dengan ketentuan bank. Suku bunga yang ditawarkan oleh deposito valas umumnya lebih rendah daripada deposito rupiah. Deposito valas dapat dimiliki oleh perseorangan ataupun perusahaan dengan jangka waktu yang fleksibel.

Manfaat Deposito Valas

Secara umum, deposito valas merupakan instrument investasi bagi nasabah, sama halnya dengan deposito konvensional. Tapi ada beberapa manfaat dari deposito valas yang tidak dimiliki oleh deposito konvensional. Inilah manfaatnya.

1. Bebas Biaya Administrasi

Tidak Ada Biaya Administrasi via wpmudev.org
Tidak Ada Biaya Administrasi via wpmudev.org

Sama dengan deposito konvensional, biasanya bank akan memberikan kebebasan biaya administrasi kepada pemilik deposito. Hal ini tentu akan menguntungkan karena dana yang Anda taruh akan tetap utuh, sehingga keuntungannya juga jadi lebih besar.

2. Terlindung Dari Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah

Bebas Resiko Pelemahan Rupiah via beritadaerah.co.id
Bebas Resiko Pelemahan Rupiah via beritadaerah.co.id
Nilai tukar Rupiah terhadap mata uang asing sangat tidak stabil dan cenderung rendah. Maka itu, sangat sulit untuk bisa memprediksi bagaimana fluktuasi nilai tukar Rupiah dengan mata uang asing. Memiliki deposito valas membuat keuangan Anda tetap terlindungi dari fluktuasi nilai tukar rupiah. Dengan menaruh dana berupa valas ke dalam deposito, Anda tidak perlu khawatir ketika nilai tukar Rupiah melemah, karena uang yang ada di deposito berupa valas.

Selain itu, deposito valas akan sangat berguna untuk Anda yang memiliki rencana untuk memberikan pendidikan atau liburan ke luar negeri. Karena dana deposito Anda berupa valas, perubahan nilai tukar rupiah tidak akan berpengaruh pada Anda.

3. Jangka Waktu Fleksibel

Leluasa Memilih Jangka Waktu via morganmckinley.co.uk
Leluasa Memilih Jangka Waktu via morganmckinley.co.uk
Semakin maraknya deposito valas di kalangan masyarakat membuat bank berlomba-lomba menawarkan program untuk menarik minat nasabah. Salah satunya adalah dengan memberikan keleluasan dalam memilih jangka waktu deposito. Jadi Anda bisa merencanakan keuangan Anda di masa depan dengan lebih mudah juga.

4. Suku Bunga Berupa Valas

Keuntungan Berupa Valas via cnbc.com
Keuntungan Berupa Valas via cnbc.com
Seperti prinsip deposito pada umumnya, nasabah akan menerima keuntungan dari suku bunga pada saat jatuh tempo. Meski suku bunga pada deposito valas ini lebih kecil daripada deposito Rupiah, tetapi Anda akan merasakan keuntungannya dalam bentuk valas juga, jadi nilai tukarnya lebih stabil dan menguntungkan Anda.

5. Tempat Menabung Yang Menguntungkan

Deposito Investasi Menguntungkan via sim.edu.sg
Deposito Investasi Menguntungkan via sim.edu.sg
Saat ini banyak perusahaan yang mau memberikan gaji dalam bentuk valas. Jika Anda adalah karyawan atau bekerja di perusahaan yang memberikan gaji berupa valas, maka Anda bisa menikmati keuntungan lebih dengan menggunakan deposito valas. Dibandingkan dengan menukarkan mata uang tersebut ke rupiah atau menaruh di tabungan valas biasa, Anda akan lebih untung jika menarung uang tersebut di deposito valas. Karena nilai tukar mata uang rupiah yang cenderung lemah dan suku bunga deposito valas lebih tinggi dari tabungan valas.

6. Perpanjangan Jangka Waktu Otomatis

Automatic Roll-Over via lifehack.org
Automatic Roll-Over via lifehack.org
Beberapa bank memberikan fasilitas berupa automatic roll-over, yaitu dana deposito Anda akan secara otomatis diperpanjang ketika lewat dari masa jatuh tempo. Dengan fasilitas ini, Anda tidak perlu repot-repot untuk memasukkan dana tersebut ke deposito.

Gandakan Uang Anda Dengan Deposito

Keinginan orang untuk melakukan investasi sering terhalang karena takut mengalami kerugian. Bila Anda adalah tipe orang yang seperti itu, menggunakan deposito untuk berinvestasi bisa jadi jalan keluar untuk Anda. Dengan deposito yang merupakan bentuk investasi paling aman, Anda tidak perlu takut untuk merugi. Keuntungan yang lebih besar dapat kamu dapatkan dengan menggunakan deposito valas karena terlindung dari fluktuasi nilai tukar Rupiah sehingga uang Anda lebih stabil. Masih ragu menggunakan deposito? Ayo gandakan uang Anda dengan deposito.

Deposito merupakan salah satu produk penyimpanan uang di bank dengan sistem penyetoran dan juga penarikannya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu. Berbeda dengan tabungan yang biasanya yang bisa Anda akses kapanpun, deposito akan mengenakan sejumlah potongan atau penalti pada tabungan Anda apabila Anda memaksa untuk mengambilnya sebelum jatuh waktunya. Waktu pengambilannyapun variatif bisa Anda pilih dari 1, 3, 6, 12, atau bisa juga 24 bulan. Kelebihan utama dari memiliki deposito adalah tingkat suku bunga bank yang diberikan lebih besar daripada produk tabungan biasa, oleh sebab itulah sebagai gantinya Anda tidak diperbolehkan mengambil uang tersebut dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Jangka waktu pengambilan deposito juga dapat diperpanjang secara otomatis dengan menggunakan sistem ARO (Automatic Roll Over). Dengan sistem tersebut, ketika deposito Anda sudah jatuh tempo akan diperpanjang dengan sendirinya sampai si pemilik mencairkannya. Dengan kata lain, uang Anda akan berakumulasi dengan sendirinya, oleh karena itu deposito merupakan pilihan favorit bagi orang-orang yang sedang mencari bahan investasi terutama bagi para investor pemula.

Jenis-Jenis Deposito

Deposito Terbagi Menjadi Tiga Jenis via simonaval.com
Deposito Terbagi Menjadi Tiga Jenis via simonaval.com

1. Deposito Berjangka

Deposito berjangka adalah jenis deposito yang paling sering digunakan. Sesuai namanya, ciri khas dari deposito berjangka adalah jenis tabungan berjangka yang dimunculkan menurut jangka waktu tertentu mulai dari 1, 2, 3, 6, 12, 18, atau 24 bulan sesuai dengan tanggal yang telah disepakati antara nasabah dan pihak bank. Oleh karena uang yang disimpan hanya bisa diambil ketika jatuh tempo oleh pihak yang tertera pada bilyetnya (bisa perorangan atau lembaga).

2. Sertifikat Deposito

Sertifikat Deposito adalah simpanan dana yang diberikan pada nasabah dengan jangka waktu 3, 6, atau 12 bulan yang disertai dengan sertifikat. Sertifikat tersebut tidak mengacu pada nama seseorang atau lembaga tertentu karena sertifikat tersebut nantinya dapat digunakan untuk memindahtangankan atau bisa juga dijual pada pihak lain. Pencairan bunga dari sertifikat deposito dapat dilakukan di muka, tiap bulan, atau tiap jatuh tempo, baik tunau maupun non tunai.

3. Deposito On Call

Deposito on call adalah tabungan berjangka dengan waktu minimal tujuh hari atau paling lama kurang dari satu bulan. Deposito ini diterbitkan dengan diatasnamakan oleh nasabah dan dalam jumlah yang besar. Besarnya bunga bisa dihitung perbulan tergantung negosiasi antara nasabah dengan pihak bank. Pencairan bunganya bisa dilakukan pada saat pencairan deposito on call dengan catatan bahwa nasabah sudah memberitahukan sebelumnya bahwa tabungannya akan diambil atau dicairkan.

Kelebihan dan Kekurangan Deposito

Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Deposito via spielematerial.de
Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Deposito via spielematerial.de
Deposito berjangka memiliki banyak sekali keuntungan. Salah satu keuntungannya adalah suku bunga yang lebih tinggi daripada rekening tabungan biasa. Kemudian, resiko kehilangan uang juga sangat kecil, oleh sebab itulah deposito merupakan satu bentuk investasi yang sering digunakan banyak orang. Walaupun banyak kelebihan lainnya, deposito memiliki sejumlah kekurangan juga. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan deposito:

Kelebihan:

(+) Sarana Investasi yang Baik
Salah satu keuntungan utamanya adalah deposito merupakan salah satu sarana berinvestasi yang tepat dan dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi. Selain itu, dengan menggunakan deposito berjangka maka nilai pokok dari uang yang diinvestasikan juga dapat terjaga. Oleh karena itu deposito berjangka berbeda dengan bentuk investasi lainnya seperti saham dan obligasi, di mana bentuk investasi tersebut memiliki resiko berupa nilai pokok dari kedua investasi tersebut ada kemungkinan berkurang. Nilai pokok obligasi sangat bergantung pada pergerakan suku bunga, jadi ketika suku bunga naik, maka harga obligasi akan turun. Begitu juga dengan saham yang nilainya bergantung pada kondisi pasar.

(+) Suku Bunga Lebih Tinggi
Suku bunga deposito lebih tinggi daripada jenis tabungan yang biasa. Nasabah yang mendepositkan tabungannya juga bisa mengharapkan imbal hasil yang lebih baik dibandingkan dengan menyimpan uang dalam rekening tabungan.

(+) Bunga Deposito Mudah Diakses
Meski deposito tidak memperbolehkan pemiliknya untuk mengakses uangnya setiap saat, tetapi beberapa bank di Indonesia telah memberikan kemudahan bagi para nasabahnya untuk mengambil bunga deposito atau mentransfer ke rekening yang dikehendaki. Dengan demikian, nasabah masih bisa menerima pendapatan rutin dalam bentuk pembayaran bunga pada interval waktu tertentu.

(+) Resiko Kerugian Kecil
Selain terlindung dari resiko fluktuasi pasar, deposito di Indonesia juga dilindungi oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) yaitu lembaga yang akan menjaga uang yang disimpan oleh nasabah. Jadi, apabila bank tempat nasabah menyimpan uang mengalami kebangkrutan, maka lembaga tersebut akan menjamin dana setiap nasabah hingga Rp 2 Milyar dengan suku bunga maksimal 7,5% di setiap bank, dengan catatan bank yang Anda gunakan terdaftar dalam LPS.

Kekurangan:

(-) Imba Hasil Rendah
Memang deposito adalah bentuk investasi yang paling aman diantara yang lainnya, namun sebagai gantinya imba hasil yang bisa diberikan dari deposito tergolong rendah atau paling rendah diantara bentuk investasi lainnya.

(-) Lemah Terhadap Inflasi
Bunga deposito bisa menjadi tidak ada artinya ketika terjadi inflasi yang tinggi. Sebagai informasi tambahan, ketika tingkat inflasi pada bulan maret 2013 di indonesia mencapai angka 5.9%, sedangkan rata-rata suku bunga deposito saat itu adalah berkisar 3,5% sampai 5,5%. Jumlah tersebut masih belum termasuk potongan pajak 20% bunga untuk deposito di atas Rp 7,5 juta.

(-) Nilai Investasi Tidak Bisa Bertambah
Tidak ada cara apapun yang bisa dilakukan untuk meningkatkan nilai investasi. Hal tersebut dikarenakan oleh tidak adanya kesempatan bagi nasabah pemilik deposito untuk terlibat langsung dalam pengelolaanya.

(-) Akses Terbatas
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, uang yang telah didepositokan oleh nasabah pada pihak bank tidak boleh diambil sebelum jatuh tempo. Apabila nasabah terpaksa ingin mengambil uang tersebut, maka uang yang didepositokan akan terkena potongan penalti.

Ketentuan Pajak Deposito

Dalam mendapatkan suku bunga dari deposito, ada sebuah pajak khusus yakni pajak atas bunga deposito dan tabungan. Pajak tersebut memiliki besaran persentase 20% apabila nilai deposito di atas Rp 7,5 juta. Pajak tersebut akan mengurangi nilai suku bunga yang didapatkan oleh nasabah. Semakin besar suku bunga yang diperoleh, maka semakin besar pula pajaknya. Pajak bunga deposito tersebut berdasarkan peraturan direktorat jenderal pajak yaitu:
  • PP 131 Tahun 2000 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang PPh atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI
  • KMK-51/kmk.04/2001 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang pemotongan PPh atas bunga deposito dan tabungan serta diskonto SBI
  • SE-01/PJ.43/2001 (berlaku sejak 1 Januari 2001) tentang PP 131 Tahun 2000

Tahap-Tahap Pengajuan Deposito

Untuk kemudahan Anda dalam mendaftar sebagai nasabah deposito, kami akan memberikan sedikit pengetahuan mengenai tahap-tahap yang dilalui. Tahapannya adalah sebagai berikut:
1. Nasabah diharuskan telah memiliki rekening di bank tempat akan mendaftar deposito
2. Siapkan KTP dan NPWP sebagai persyaratan pembukaan deposito
3. Siapkan sejumlah dana untuk pembayaran biaya materai yang akan digunakan
4. Tentukan tenor dan jenis deposito berdasarkan produk-produk yang ditawarkan oleh pihak bank
5. Isi formulir pendaftaran deposito dengan lengkap dan sebenar-benarnya
6. Ikuti arahan dari CS ketika sedang membuka deposito
7. Setelah dinyatakan berhasil, nasabah akan menerima bilyet sebagai bukti kepemilikan deposito
8. Simpan dengan baik bukti tersebut yang nantinya digunakan ketika pencairan dana deposito

Memilih Bank Deposito

Ketahui Beberapa Hal Sebelum Memilih Produk Deposito via knowledgeformen.com
Ketahui Beberapa Hal Sebelum Memilih Produk Deposito via knowledgeformen.com

Sebelum Anda menggunakan produk deposito, ada baiknya Anda mengetahui beberapa hal terlebih dahulu. Berikut adalah beberapa poin yang perlu diperhatikan ketika Anda akan memilih bank tempat Anda akan mendepositkan uang Anda dan bisa juga dijadikan sebagai acuan untuk memilih bank yang baik.

1. Reputasi Bank
Memperhatikan reputasi Bank adalah hal yang penting sebelum Anda menaruh uang Anda disana. Bank tempat Anda membuat deposito harus memenuhi standar kesehatan oleh Bank Indonesia. Hal ini diperlukan untuk menghindari diri Anda dari resiko kebangkrutan Bank kelak. Selain itu, dengan reputasi yang baik, Bank juga biasanya memiliki standar pelayanan yang baik dan memuaskan nasabah, sehingga selain aman, Anda juga akan merasa nyaman memiliki deposito di Bank tersebut.

2. Suku Bunga Deposito
Tentu saja, besaran bunga deposito menjadi salah satu pertimbangan Anda sebelum memilih Bank yang paling tepat. Mencari tahu dan membandingkan bunga deposito antar Bank akan membantu Anda untuk melihat siapa yang menawarkan bunga deposito tertinggi bagi Anda. Semakin tinggi bunga deposito, maka semakin besar keuntungan yang Anda dapatkan.

3. Jangka Waktu Deposito
Perbedaan jangka waktu deposito juga berdampak pada besaran bunga deposito yang diberikan oleh Bank. Jangka waktu yang ditawarkan untuk deposito adalah mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan 24 bulan. Pilihlah jangka waktu yang sesuai dengan kebutuhan Anda ke depan. Setelah menentukan jangka waktu, Anda baru bisa melakukan perbandingan bunga deposito antar Bank.

4. Biaya Deposito
Tidak semua Bank memberlakukan biaya administrasi per bulan serta biaya pinalti jika Anda melakukan penarikan uang sebelum jatuh tempo. Tapi, lebih baik pastikan dulu apakah Bank yang Anda inginkan memiliki biaya-biaya tersebut atau tidak dan juga perhatikan besarnya biaya. Pilihlah yang paling menguntungkan bagi keuangan Anda.

5. Penarikan Dana Sebelum Jatuh Tempo
Penarikan tersebut biasanya disebut dengan penalti. Biaya penalti akan diberlakukan apabila nasabah menarik tabungannya sebelum waktu deposito habis. Kebanyakan bank akan menghilangkan kesempatan untuk memperoleh bunga sebagai penaltinya, tetapi kebijakan di setiap bank bisa saja berbeda-beda.

6. Fitur yang Diberikan
Ketahui juga fitur apa saja yang diberikan oleh pihak bank pada nasabah yang menggunakan deposito. Apakah bank tersebut menggunakan fasilitas perpanjangan deposito otomatis atau disebut dengan (Automatic Roll Over) yang akan sangat memudahkan transaksi nasabah.

Deposito Terbaik

Setelah melakukan beberapa penilaian terhadap produk-produk deposito yang ditawarkan oleh bank-bank di Indonesia, kami telah merangkum beberapa deposito yang bisa menjadi pilihan Anda. Di bawah ini adalah lima deposito terbaik menurut Cermati:

1. Deposito Panin Rupiah

Deposito Panin Rupiah adalah simpanan berjangka waktu tertentu dan terlengkap dalam mata uang Rupiah dan/atau valuta asing, dengan tingkat suku bunga yang bervariasi dan kompetitif, sangat sesuai dengan kebutuhan investasi Anda.
Keunggulan Deposito Panin Rupiah
- Reputasi Bank
  • Reputasi bank dikenal baik
  • Hingga akhir tahun 2014 Panin Bank memiliki total aset mencapai Rp172,6 trilyun, kredit yang diberikan sebesar Rp111,9 trilyun, dana pihak ketiga sebesar Rp126,1 trilyun, dan modal sendiri sebesar Rp23,2 trilyun
  • Merupakan salah satu dari 10 besar bank nasional
  • Memiliki 560 kantor cabang dan 1.009 jaringan ATM yang tersebar dari Aceh hingga Papua
  • Mendapatkan banyak prestasi salah satunya pada tahun 2014 mendapatkan InfoBank Awards: Atas kinerja keuangan "Sangat Bagus" 2009-2013 (Jakarta, 18 Juli 2014)
- Pilihan Jangka Waktu Deposito
  • Jangka waktu yang ditawarkan 1, 3, 6, dan 12 bulan
- Biaya Penalti Penarikan Sebelum Jatuh Tempo
  • Tidak dikenakan biaya penarikan sebelum jatuh tempo
- Biaya Lainnya
  • Tidak terdapat biaya lainnya, Deposito Panin Rupiah bebas biaya
- Suku Bunga
  • Deposito Panin Rupiah memberikan tingkat bunga yang paling tinggi diantara berbagai macam produk deposito yaitu sebesar 8,75%
- Fitur yang Diberikan
  • Tersedia fasilitas Non Aro dan ARO

 

2. Permata Deposito Rupiah

PermataDeposito merupakan simpanan berjangka dalam berbagai pilihan mata uang dengan bunga maksimal yang memberikan rasa aman kepada nasabah. PermataDeposito Rupiah menawarkan jangka waktu yang fleksibel. Selain itu, tersedia juga fasilitas ARO serta deposito dapat dijadikan sebagai jaminan kredit. 
Keunggulan PermataDeposito Rupiah
- Reputasi Bank
  • Merupakan hasil merger dari 5 bank
  • Melayani sekitar dua juta nasabah di 60 kota di Indonesia, per Juli 2014 PermataBank memiliki 329 cabang (16 Cabang Syariah dan 313 Cabang Konvensional), 20 Cabang Bergerak (Mobile Branch), tiga Payment Point, 940 ATM dengan akses di lebih dari 69.000 ATM (VisaPlus, Visa Electron, MasterCard, Alto, ATM Bersama dan ATM Prima)
  • Mendapatkan penghargaan dari 2014 Asiamoney Foreign Exchange Poll yaitu Indonesia's Bes Domestic Providers of FX Services; peringkat ketiga Layanan Prima Terbaik dan Best Overall Performance selama dua tahun berturut-turut kategori Bank Umum
- Pilihan Jangka Waktu Deposito
  • Jangka waktu yang ditawarkan 1, 3, 6, dan 12 bulan
- Biaya Penalti Penarikan Sebelum Jatuh Tempo
  • Tidak dikenakan biaya penarikan sebelum jatuh tempo
- Biaya Lainnya
  • Tidak terdapat biaya lainnya, PermataDeposito Rupiah bebas biaya
- Suku Bunga
  • PermataDeposito Rupiah memberikan tingkat bunga yang tergolong tinggi untuk produk deposito yaitu sebesar 8.10%
- Fitur yang Diberikan
  • Tersedia fasilitas Non ARO dan ARO serta dapat dijadikan sebagai jaminan kredit (Kredit Swadana)

 

3. CIMB Niaga Deposito Berjangka Rupiah

Desposito Berjangka Rupiah CIMB Niaga menawarkan jangka waktu yang fleksibel. Selain itu terdapat juga fasilitas ARO dan deposito tersebut dapat dijadikan jaminan kartu kredit
Keunggulan CIMB Niaga Deposito Berjangka Rupiah
- Reputasi Bank
  • CIMB Niaga merupakan bank terbesar keempat di Indonesia dilihat dari sisi aset, dan diakui prestasi dan keunggulannya di bidang pelayanan nasabah dan pengembangan manajemen
  • Bank penyedia kredit pemilikan rumah terbesar ketiga di Indonesia
  • Meraih Corporate Image Award 2014 untuk kategori bank dengan aset menengah (medium asset national bank) dari Frontier Consulting Group
- Pilihan Jangka Waktu Deposito
  • Jangka waktu yang ditawarkan 1, 3, 6, dan 12 bulan
- Biaya Penalti Penarikan Sebelum Jatuh Tempo
  • Tidak dikenakan biaya penarikan sebelum jatuh tempo
- Biaya Lainnya
  • Tidak terdapat biaya lainnya, CIMB Niaga Deposito Berjangka Rupiah bebas biaya
- Suku Bunga
  • CIMB Niaga Deposito Berjangka Rupiah memberikan tingkat bunga yang cukup tinggi untuk produk deposito yaitu sebesar 7,75%
- Fitur yang Diberikan
  • Tersedia fasilitas Non ARO dan ARO serta dapat dijadikan sebagai jaminan kredit sampai dengan 95% nominal deposito

 

4. BCA Deposito Berjangka Rupiah

Anda ingin menginvestasikan uang Anda dengan aman? Dapatkan solusinya di produk Deposito Berjangka BCA. Dengan Deposito Berjangka BCA, Anda akan mendapatkan imba hasil yang menarik sekaligus aman. Deposito Berjangka BCA merupakan sarana investasi yang tepat karena Deposito Berjangka Rupiah yang dikeluarkan BCA menawarkan jangka waktu fleksibel dan setoran minimum rendah. BCA juga memfasilitasi Sweep Account dan ARO.
Keunggulan BCA Deposito Berjangka Rupiah
- Reputasi Bank
  • Bank swasta terbesar di Indonesia
  • Mendapatkan penghargaan Silver Champion of Indonesia WOW Brand 2014 untuk kategori Saving Account dari MarkPlus. INC
  • PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai bank swasta terbesar dan terkemuka di Indonesia semakin kukuh dengan diraihnya penghargaan "Euromoney Awards for Excellences (Asia) 2014" untuk kategori "Best Bank in Indonesia"
- Pilihan Jangka Waktu Deposito
  • Jangka waktu yang ditawarkan 1, 3, 6, dan 12 bulan
- Biaya Penalti Penarikan Sebelum Jatuh Tempo
  • Tidak dikenakan biaya penarikan sebelum jatuh tempo
- Biaya Lainnya
  • Tidak terdapat biaya lainnya, BCA Deposito Berjangka Rupiah bebas biaya
- Suku Bunga
  • BCA Deposito Berjangka Rupiah memberikan tingkat bunga yang cukup tinggi untuk produk deposito yaitu sebesar 7%
- Fitur yang Diberikan
  • Tersedia fasilitas Non ARO, ARO, dan ARO Plus

5. Mandiri Deposito Rupiah

Untuk memastikan uang Anda diinvestasikan di tempat yang aman dan terpercaya sekaligus menguntungkan, Mandiri Deposito Rupiah adalah pilihan yang tepat dan dapat diandalkan. Mandiri Deposito Rupiah adalah simpanan berjangka dalam mata uang Rupiah dengan bunga menarik dan beragam keuntungan lainnya. Mandiri Deposito Rupiah dapat dibuka atas nama dua orang, jangka waktu yang lebih fleksibel, dan bunga yang dihitung berdasarkan jumlah hari yang sebenarnya.
Keunggulan Mandiri Deposito Rupiah
- Reputasi Bank
  • Total aset Bank Mandiri mencapai Rp551,9 trilyun
  • Bank Mandiri Merupakan bank terbesar di Indonesia
  • Bank pemberi pinjaman terbesar di Indonesia (secara konsolidasi), juga merupakan bank penyimpanan terbesar di Indonesia dengan dana pihak ketiga sebesar 422,3 trilyun
  • Mendapatkan penghargaan InfoBank BUMN Awards 2014: Kinerja Keuangan "Sangat Bagus" 2009-2013
- Pilihan Jangka Waktu Deposito
  • Jangka waktu yang ditawarkan 1, 3, 6, 12, dan 24 bulan
- Biaya Penalti Penarikan Sebelum Jatuh Tempo
  • Tidak dikenakan biaya penarikan sebelum jatuh tempo
- Biaya Lainnya
  • Hanya dikenakan biaya stamp fee
- Suku Bunga
  • Mandiri Deposito Rupiah memberikan tingkat bunga yang cukup tinggi untuk produk deposito yaitu sebesar 7,5%
- Fitur yang Diberikan
  • Bunga dihitung berdasarkan jumlah hari sebenarnya
  • Dapat dibuka atas nama dua orang pribadi

Bentuk Investasi Aman dan Menguntungkan

Dengan mendepositkan uang Anda, maka Anda telah melakukan suatu bentuk investasi. Dengan kata lain uang Anda akan berlipat hanya dengan menunggu. Memang tidak semua investasi akan selalu mendatangkan keuntungan yang pasti, atau kasus terburuknya adalah Anda akan kehilangan uang jika Anda salah menempatkannya. Akan tetapi, dengan deposito Anda akan bisa merasakan keuntungan dari berinvestasi. Oleh karena itu deposito merupakan solusi ketika Anda bingung untuk memilih beragam bentuk investasi karena deposito adalah pilihan investasi yang aman dan menguntungkan.

Artikel Terbaru

[recent][fbig1][#1d8bee]

Bisnis

[Bisnis][fbig1][#1d8bee]

Asuransi

[Asuransi][fbig1][#1d8bee]

Wisata

[Wisata-Indonesia][fbig1][#1d8bee]

Ikuti Informasi Menarik Dari Kami Melalui Email

Diberdayakan oleh Blogger.