Berikut ini adalah beberapa informasi mengenai Karir dari situs Wisatasia, semoga informasi ini bermanfaat bagi anda.

Bayangkan kamu telah lulus kuliah. Skripsi dan kesibukan kampus lainnya sudah diselesaikan, gelar telah dipegang, lalu apa selanjutnya? Bebas? Tentu saja tidak. Realita kehidupan yang asli baru akan kamu hadapi, yaitu bekerja. Sebagai seseorang yang baru lulus s1, alias freshgraduate, tentunya kita memiliki standard yang ingin kita raih di dalam dunia pekerjaan. Tapi jangan salah, banyak dari kita yang masih menganggap bahwa dengan gelar yang kita miliki, otomatis beberapa hal akan kita miliki.

Bukan berarti perjalanan kalian untuk sukses dan berhasil dalam bekerja lantas akan didapati tanpa kamu keluar dari zona nyaman! Berikut 5 mitos freshgraduate yang umumnya masih banyak orang miliki:

1. Dengan Gelar yang Saya Miliki, Gaji yang Didapatkan Akan Besar

Freshgraduate via lmyefski.files.wordpress.com
Freshgraduate via lmyefski.files.wordpress.com

Faktanya, gaji pertama kalian tidak akan memuaskan. Fakta yang lainnya lagi, kemungkinan nominal gaji kamu akan tetap seperti itu kecuali kamu melanjutkan karier dengan focus. Memang menyedihkan, namun begitulah realita.

Lulus dengan IPK cum laude dari universitas ternama? Bukan menjadi jaminan perusahaan akan menarik kamu untuk bekerja juga. Agar dapat dilirik oleh perusahaan, dibutuhkan lebih dari nilai bagus di ijazah. Para pemberi kerja ingin melihat apakah kita benar-benar layak untuk dipekerjakan, untuk selanjutnya diberikan gaji yang pantas selayaknya para pekerja lain. Maka dari itu, jangan putus asa jika gaji beberapa bulan pertama tidak sesuai ekspektasi. Bayangkan, lebih baik 6 bulan dengan gaji yang kurang seperti itu, kemudian meningkat seiring waktu dan kerja keras kamu, dibandingkan tidak sama sekali. Semua butuh proses, kan?

2. Perusahaan Tidak Membalas Lamaran Saya

Menunggu balasan lamaran via cdn1.itpro.co.uk
Menunggu balasan lamaran via cdn1.itpro.co.uk
Jika kamu melamar pekerjaan di suatu perusahaan, yakin bahwa CV, resume, dan keperluan berkas lainnya sudah dikirimkan, namun perusahaan tersebut belum menghubungi, jangan kecewa terlebih dahulu, dan menganggap diri kamu tidak berkualifikasi untuk bekerja.

Nyatanya, ada banyak kemungkinan mengapa suatu perusahaan atau perekrut tidak tertarik kepada lamaran seorang freshgraduate. Pertama, mungkin saja banyak pelamar lain yang mengantri bersamaan dengan kamu. Sehingga dibutuhkan waktu yang tidak sebentar sampai kita sendiri dihubungi. Kedua, mungkin posisi yang kamu lamar kurang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Atau bisa saja bahkan tidak cocok dengan karakter yang diperlukan di lingkungan kerja bersangkutan.

Sambil menunggu jawaban dari perusahaan ini, cobalah lamar ke beberapa perusahaan lain, dan teruslah rajin mengecek website perusahaan dan email kamu.

3. Komitmen dapat Menunggu, Biarkan Saya Nikmati Waktu Muda Saya!

Waktu muda via redletterchristians.org
Waktu muda via redletterchristians.org
Para freshgraduate kerap kali merasa dirinya masih muda, dan menghabur-hamburkan gaji pertama mereka. Merasa bebas secara finansial, mereka tidak berpikiran untuk menabung untuk kemudian hari dan menghabiskan semuanya untuk membeli barang, traktiran, dan sebagainya. Namun jangan lupa: semakin muda kamu menabung, akan semakin baik.

Bayangkan jika dari gaji pertama kamu sudah mulai menabung, berapa yang akan terakumulasi ketika sudah berumur 35? Atau jika digunakan untuk cicilan rumah kamu sendiri. Seperti peribahasa “bersakit-sakit dahulu, berenang-renang kemudian,” tabunglah jika kamu sudah mampu melakukannya.

4. Jangan Hanya Fokus Pada Pekerjaan Saja

Fokus pekerjaan via zdnet.com
Fokus pekerjaan via zdnet.com
Setiap perusahaan tentunya tertarik pada freshgraduate yang memiliki kemampuan kerja yang baik, record selama kuliah yang baik, dan lainnya, sebutkan satu per satu, karena ada banyak sekali. Tak banyak dari mereka yang tahu bahwa bukan hanya itu saja yang dilihat oleh perusahaan. Kemampuan kamu bersosial dengan sesama rekan kerja, beradaptasi, dan bertanggungjawab.

5. Hanya Mau Bekerja di Perusahaan Multinational

Multinational company via techonomy.com
Multinational company via techonomy.com
Memang benar, perusahaan multinational akan memberikan kamu pengalam kerja dengan suasana kerja yang lebih professional dan lebih banyak keuntungan jika dibandingkan dengan perusahaan yang kecil. Tetapi perusahaan-perusahaan kecil juga memberikan keuntungan yang sifatnya berbeda, seperti fleksibilitas yang lebih, kerjasama antar tim, dan kemungkinan untuk berinteraksi dengan atasan dan bawahan lebih luas karena birokrasi nya yang rendah.   

Satu hal lagi, perusahaan kecil mengalami perubahan dan perkembangan lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang sudah terstruktur seperti MNC, sehingga kamu akan merasakan peran dan kontribusi selama proses ini semua.

Memang Tidak Mudah Bekerja Sebagai Freshgraduate

Jadi, kalian sudah tahu kan ada beberapa hal yang dianggap para freshgraduate sebagai jaminan bekerja, namun ternyata tidak berlaku di kehidupan nyata? Tidak ada kata terlambat untuk menyadarinya. Mulailah mengaplikasikan tips-tips di atas agar karier kamu sebagai freshgraduate berjalan dengan lancar.


Untuk mencapai sukses memang dibutuhkan kerja keras. Kerja keras yang diperlukan dan dibutuhkan dalam mencapai sukses ini adalah kerja keras yang bersifat totalitas. Namun sayangnya dalam perjuangan dan kerja keras ini tidak semua orang bisa menjalankannya dengan totalitas maksimal. Untuk mencapai sukses yang sejati, Anda memang tak bisa melakukannya dengan setengah-setengah, Anda harus menjalankannya dengan totalitas dan maksimal. Hanya dengan kerja keras disini memang tidaklah cukup bagi seseorang. Maka untuk mencapai suskes yang sejati, Anda harus bisa memaksimalkannya.
Lalu seperti apakah cara membuat kerja keras ini menjadi maksimal? Ini dia!    

1. Miliki Visi dan Tujuan yang Jelas

Miliki Visi dan Misi via 4.bp.blogspot.com
Miliki Visi dan Misi via 4.bp.blogspot.com
Cara pertama untuk menjadikan kerja keras menjadi maksimal adalah dengan membuat visi dan tujuan yang jelas dalam hal yang Anda lakukan. Sebuah sukses sejati memang membutuhkan fokus dan visi pencapaian, tanpa itu semua kerja keras Anda akan sia-sia. Menetapkan visi dan tujuan ini sebenarnya malah harus dilakukan sebelum menjalankan kerja keras tersebut. Visi dan tujuan memang sebuah petunjuk yang bisa menuntun seseorang pada jalan yang benar (on the track). Tanpa adanya visi dan tujuan maka bisa dipastikan perjalanan seseorang akan goyah dan membingungkan dirinya sendiri.

Maka dari itu karena sangat pentingnya pengaruh visi dan tujuan ini Anda harus bisa membuat dan menetapkan visi dan tujuan hidup Anda dengan jelas dan detail. Jika perlu tulislah visi dan tujuan hidup Anda tersebut pada selembar kertas. Jangan lupa buatlah kalimat yang jelas dan detail untuk visi dan tujuan Anda tersebut. Pastikan pula visi dan tujuan ini nampak realistis dan sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang Anda miliki. Jika sudah membuat visi dan tujan dengan jelas maka saatnya melangkah ke langkah berikutnya.

2. Cintailah Pekerjaan Anda

Cintailah Pekerjaan Anda via v3b.com
Cintailah Pekerjaan Anda via v3b.com
Langkah berikutnya setelah membuat visi dan tujuan dengan jelas untuk memaksimalkan kerja keras adalah mencintai pekerjaan yang Anda lakukan. Pilihlah pekerjaan yang sesuai dengan passion Anda. Dengan mencintai dan menyukai pekerjaan yang Anda lakukan, Anda akan lebih mudah dan cepat untuk bisa mencapai kesuksesan yang Anda targetkan. Namun sebaliknya jika Anda melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan passion Anda, maka Anda akan sulit untuk bisa mencapai kesuksesan yang sejati. Dengan melakukan pekerjaan yang Anda sukai dan Anda cintai, Anda pun akan bisa bekerja dengan penuh semangat dan dengan hasil yang terbaik. Dan ketika hasil terbaik yang bisa dihasilkan, maka Anda pun akan berpeluang besar untuk mencapai kesuksesan yang telah Anda tuliskan dalam visi dan tujuan tersebut.

3. Lakukan dengan Sepenuh Hati

Lakukan Dengan Hati via spiritual-activism.com
Lakukan Dengan Hati via spiritual-activism.com
Sesuatu yang dilakukan dengan segenap dan sepenuh hati memang akan mampu menghasilkan sesuatu yang baik. Maka jika Anda ingin mencapai kesuksesan yang sejati sesuai dengan visi dan tujuan yang telah Anda tetapkan, maka lakukanlah pekerjaan itu dengan segenap dan sepenuh hati. Jangan hanya melakukan asal-asalan saja untuk mendapatkan keuntungan semata, namun cobalah untuk tak dulu memikirkan sesuatu atau karya yang terbaik dengan segenap hati. Dan lihatlah apa yang akan terjadi.

4. Manfaatkan Aspek Disekitar Anda

Manfaat Aspek Yang Ada Disekitar Anda via virgin.com
Manfaat Aspek Yang Ada Disekitar Anda via virgin.com
Untuk menjadikan sesuatu yang luar biasa, Anda memang harus mampu menggabungkan beberapa aspek. Cobalah untuk melihat dan mengamati apapun disekitar Anda, jika Anda bisa membuat sesuatu itu untuk membantu Anda, maka gunakan atau manfaatkan saja. Namun ingat penggunaan aspek atau faktor pendukung ini haruslah tidak boleh yang keluar jalur visi dan tujuan yang telah Anda tetapkan tersebut. Bila Anda mampu memanfaatkan beberapa aspek dan faktor yang baik untuk pekerjaan Anda itu, maka bersiaplah untuk menyongsong keberhasilan didepan mata.

5. Ciptakan Sesuatu yang Baik dan Bermanfaat

Ciptakan Sesuatu Yang Baik dan Bermanfaat  via 305startup.net
Ciptakan Sesuatu Yang Baik dan Bermanfaat  via 305startup.net
Kerja keras tanpa suatu hasil tentu suatu yang sia-sia. Sebuah hasil pun haruslah bersifat baik dan bermanfaat jika Anda ingin sebuah sukses yang sejati. Pencapaian yang sejati memang haruslah berkorelasi atau berhubungan dengan sesuatu yang baik dan bermanfaat. Semakin besar manfaat yang bisa diciptakan dari sebuah karya maka semakin tinggi pula tingkat pencapaian suksesnya. Jika hal ini yang terjadi itu berarti kerja keras Anda telah berlangsung secara maksimal. Namun bila sesuatu yang Anda hasilkan ternyata tidak menciptakan sesuatu yang baik dan bermanfaat biasanya hasil atau kesuksesan yang didapat bersifat instan dan tidak akan berlangsung lama. Maka dari itu untuk membuat kerja keras Anda maksimal dengan baik Anda harus mampu menciptakan sesuatu yang baik pula dan bermanfaat.

6. Lakukan Tanpa Merugikan Orang Lain

Lakukan Tanpa Merugikan Orang Lain via media.licdn.com
Lakukan Tanpa Merugikan Orang Lain via media.licdn.com
Kesuksesan memang bisa Anda dapatkan oleh siapapun dan dengan berbagai cara atau jalan. Namun yang harus Anda ingat bahwa kesuksesan yang dilahirkan dari cara merugikan orang lain maka kesuksesan itu tidak akan berlangsung lama. Pencapaian yang seperti ini adalah kesuksesan yang instan akan berlangsung dalam waktu sebentar saja. Maka dari itu usahakan kerja keras untuk mencapai visi dan tujuan itu dilakukan tanpa harus merugikan orang lain. Jika bisa usahakan kerja keras Anda seharusnya malah bisa membahagiakan orang lain, sehingga kesuksesannya pun akan semakin bersifat sejati.

7. Berbahagialah dengan Telah Anda Lakukan

Berbahagialah Dengan Apa Yang Anda Kerjakan via inspirefellowship.org
Berbahagialah Dengan Apa Yang Anda Kerjakan via inspirefellowship.org
Sebenarnya jika Anda sudah melakukan prosedur diatas, maka memang kebahagiaan yang akan didapat seseorang. Kerja keras yang hanya membuat Anda terkuras seluruh emosi dan tanpa membuat Anda bahagia dalam menjalankannya, maka hal itu sebenarnya adalah sesuatu yang sia-sia. Mungkin saja Anda pada akhirnya mencapai sukses, namun saat Anda menjalankan kerja keras dengan keterpaksaan dan tanpa rasa bahagia, maka kesuksesan itu pun seperti buih dilautan, banyak tapi tak memiliki kekuatan yang besar.

8. Bersabarlah

Bersabarlah via greendoorrelaxation.files.wordpress.com
Bersabarlah via greendoorrelaxation.files.wordpress.com
Saat semuanya sudah Anda lakukan, saatnya untuk bersabar. Kerja keras memang harus diiringi dengan kesabaran. Dengan rasa sabar, maka Anda akan mampu memaksimalkan kerja keras Anda untuk mencapai sebuah kesuksesan yang sejati. Kesabaran ini memang harus Anda  kedepankan tidak hanya dalam menerima hasil, namun juga dalam proses berlangsungnya kerja keras itu sendiri. Jika Anda mampu bersabar dalam hal ini, maka visi dan tujuan yang telah direncanakan akan segera terwujud. Selain untuk mencapai kesuksesan, rasa sabar juga akan memperkuat mental Anda untuk menjadi pekerja yang luar biasa.

9. Bersyukurlah

Bersyukurlah via beingmerry.files.wordpress.com
Bersyukurlah via beingmerry.files.wordpress.com
Selalu bersyukurlah setiap saaat, terutama ketika Anda menjalankan kerja keras tersebut. Kerja keras tanpa rasa syukur hanya akan membuat emosi Anda akan terkuras tanpa hasil yang membahagiakan. Anda mungkin saja mendapatkan sesuatu yang Anda inginkan, tapi tanpa rasa syukur, bisa jadi apa yang Anda dapatkan tidak berkah dan tidak berlangsung lama. Dengan bersyukur selain kesuksesan Anda akan berlangsung lama, bersyukur juga akan membuat hasil yang Anda dapat akan berlipat ganda.

10. Pasrahkan Hasilnya Pada Tuhan

Berdoa dan Pasrahkan Pada Tuhan via gospelmag.com
Berdoa dan Pasrahkan Pada Tuhan via gospelmag.com
Terakhir, cara untuk memaksimalkan kerja keras adalah dengan memasrahkan hasilnya pada Tuhan. Ya, sebagai manusia Anda seharusnya sudah paham bahwa kita hanya bisa berusaha dan bekerja keras sedangkan hasilnya Tuhan lah yang Maha menentukan. Maka setelah berjuang dan bekerja keras, Anda harus memasrahkan semuanya kepada Tuhan. jangan frustasi jika memang ternyata hasilnya tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Namun jika hasilnya memang sesuai Anda tidak boleh jumawa dan merasa bahwa hasil ini karena Anda yang bekerja keras saja. Selalu ingatlah bahwa ada Tuhan yang telah merencanakan dan memberi hasil tersebut untuk Anda.

Fokus dan Konsisten

Beberapa cara atau teknik memaksimalkan kerja keras memang tidak sepenuhnya akan menghasilkan sesuatu yang pasti, namun jika Anda memang serius, fokus dan konsisten maka peluang besar untuk mencapai sukses akan terbuka lebar untuk Anda.

Dirasa belum cukup menjadi pegawai. Banyak anak muda yang kini terinspirasi dan ingin mengembangkan bakat dengan membuka bisnis. Selain sebagai wadah melihat peluang, bisnis baru memberikan kesempatan membuka lapangan kerja baru. Banyak pebisnis muda yang berhasil di seluruh dunia. Contohnya saja Larry Page penemu Google dan Evan Spiegel penemu Snapchat. Dari dalam Negeri pun tak kalah banyaknya kisah sukses anak muda.

Andre Darwis sang pemilik KasKus, Yasa Singgih, dan Nabila Bawazier adalah sebagian kecil nama anak muda Indonesia yang mampu menunjukkan daya saingnya dengan membuka bisnis yang kini sudah tenar. Tentu di benak kita pasti bertanya tanya bagaimana cara membangun usaha sehingga bisa menjadi sukses seperti sekarang. Daripada hanya bertanya saja, ada baiknya mencari tahu dan mempraktekkannya.
Ini dia 11 kunci dasar agar kita bisa menjadi sukses di usia muda:

1. Jiwa Semangat

Jiwa Semangat via healthylivingwales.co.uk
Jiwa Semangat via healthylivingwales.co.uk
Sebagai anak muda tentunya jiwa semangat harus ada dalam diri kita. Pupuk semangat itu sebelum Anda benar benar menjalankan bisnis. Jiwa semangat menjadi salah satu faktor penting dalam melakukan sebuah bisnis. Jika kita terus semangat, maka peluang dalam sebuah bisnis akan semakin besar. Anda akan menjadi orang yang selalu tidak takut jatuh dan akan bangkit lagi jika mengalami kegagalan di tengah jalan.

2. Lakukan Kegiatan yang Berdampak Besar

Lakukan Kegiatan yang Berdampak Besar via fluentin3months.com
Lakukan Kegiatan yang Berdampak Besar via fluentin3months.com
Fokus kepada hal hal yang sangat berhubungan dengan bisnis. Jika memang ingin sukses dengan bisnis Anda, maka lakukan hal hal yang memberikan dampak besar secara positif pada kemajuan bisnis Anda. Lupakan sementara segala hal yang hanya berhubungan dengan kebaikan diri Anda. Jika bisnis Anda sudah maju, maka Anda dapat memperbaiki diri dengan sendirinya.

3. Rela Melepas Masa Muda

Rela Melepas Masa Muda via businessinsider.com
Rela Melepas Masa Muda via businessinsider.com
Masa muda memang masa yang sangat sulit untuk dilupakan. Masa yang tidak mungkin diulang dan masa yang tepat untuk mencari jati diri. Maka dari itu jangan sia-siakan masa mudamu hanya dengan bermain dan berfoya foya. Bangun relasi dan temukan peluang besar yang dapat dijadikan pundi-pundi uang. Dengan begitu Anda bisa menunjukkan bahwa masa muda Anda adalah masa masa yang benar berkualitas dan membanggakan.

4. Berani Menghadapi Risiko

Berani Ambil Resiko via ethos3.com
Berani Ambil Resiko via ethos3.com
Setiap usaha yang kita lakukan pasti ada naik turunnya. Pastikan Anda siap untuk menghadapi kegagalan dan selalu berani untuk mengambil risiko dari setiap keputusan yang dibuat. Jangan pernah takut untuk belajar dari kegagalan yang Anda alami. Hal yang harus diingat adalah, karena Anda sudah pernah mengalami sebuah kegagalan, maka hal itu menjadi pelajaran yang luar biasa. Anda dapat melihat kekurangan dari bisnis Anda, dan tentunya Anda tidak akan mengulang kesalahan yang sama.

5. Jadikan Hobi Sebagai Bisnis

Jadikan Hobi Sebagai Bisnis via qci-us.com
Jadikan Hobi Sebagai Bisnis via qci-us.com
Hobi adalah sesuatu yang menjadi kegemaran sehingga kita lakukan berulang kali. Jika hobi yang kita punya bisa mendatangkan uang, mengapa tidak menjadikannya sebagai sebuah bisnis yang menyenangkan? Jika kita membuka bisnis yang berawal dari hobi, hal ini memungkinkan kita untuk menambah daya semangat, karena kita melakukan dua hal yang kita sukai secara bersamaan yakni hobi dan bisnis. Jika Anda mengikuti komunitas dari hobi yang ditekuni, maka sebagai permulaan Anda tak perlu repot repot untuk mencari target pasar dan mempromosikannya. Anda dapat menggunakan teman-teman yang memiliki hobi sama.

6. Inovasi Mengikuti Zaman

Inovasi Mengikuti Zaman via creativechange.net
Inovasi Mengikuti Zaman via creativechange.net
Sebuah bisnis haruslah memiliki inovasi. Sekalipun sudah memiliki target konsumen, tapi Anda harus pintar melihat peluang untuk membuat bisnis semakin maju. Maka dari itu, pintar-pintar lah melihat peluang di setiap zaman. Perkembangan zaman yang semakin pesat terutama di bidang teknologi, menuntut Anda untuk terus memenuhi rasa keingintahuan dan konsumen yang selalu menunggu-nunggu ide baru apa yang akan dituangkan dalam bisnis Anda. Hal ini sangat harus diperhatikan apabila target pasar Anda adalah anak muda dan kalangan remaja, karena target pasar ini sangat mudah terpengaruh oleh hal-hal baru yang muncul.

7. Tetap Fokus

Fokus Pada Bisnis Anda via wordpress.com
Fokus Pada Bisnis Anda via wordpress.com
Fokus terhadap bisnis yang dijalani dan dikembangkan akan membantu Anda untuk mampu membuat bisnis maju dengan pesat. Banyak pebisnis awam yang cepat puas, sehingga jika satu bisnis sudah dirasa cukup bagus, maka akan membuka bisnis yang baru lagi. Hal ini tidak baik karena akan membuat pikiran Anda terpecah belah sehingga tidak fokus untuk memajukannya. Hati hatilah, karena justru hal ini akan membuat bisnis Anda berantakan.

8. Memiliki Sifat Ulet

Merancang Dengan Baik Bisnisnya via media.licdn.com
Merancang Dengan Baik Bisnisnya via media.licdn.com
Pebisnis yang memiliki sifat ulet sudah dipastikan adalah orang yang visioner. Ia sudah merancang dengan baik masa depan bisnisnya dan menggantungkan cita-citanya dengan baik dan realistis. Dengan memiliki rencana dan cita-cita, akan mendorong Anda untuk tahan dengan segala rintangan dan hambatan. Banyak pebisnis yang ‘kalah sebelum berperang’ karena sudah takut ketika melihat tanda-tanda kegagalan.

9. Mau Bekerja Keras

Bekerja Keras via successpraxis.com
Bekerja Keras via successpraxis.com
Karena sudah merelakan masa muda Anda, maka jangan sia-siakan hal tersebut. Pakailah seluruh energi yang Anda miliki untuk membuktikan bahwa bisnis ini dapat berjalanan dengan sebaik mungkin. Ibarat menabung, maka tabunglah energi Anda untuk bisnis. Niscaya keberhasilan dari bisnis yang Anda bangun akan didapatkan di masa depan.

10. Investasi Uang

Investasi Uang via freeimageslive.co.uk
Investasi Uang via freeimageslive.co.uk
Jika sudah mendapat keuntungan dari bisnis, jangan cepat puas dan jangan dengan mudah difoya-foyakan untuk hal yang belum tentu Anda butuhkan. Jatuh bangun bisnis pasti terjadi, maka dari itu pastikan Anda menyimpan uang dengan baik. Investasikan uang Anda untuk membangun bisnis itu menjadi lebih besar. Dengan begitu Anda tidak perlu mencari investor dengan dana yang besar dan memiliki utang.

11. Ikuti Pola

Mengikuti Pola via rentsauce.com

Anak muda pasti masih berusaha mencari jati diri, sehingga tak heran bila mereka masih suka mengikuti tren apa yang ada saat itu. Rasa ingin tahu dan ingin mencoba-coba yang baru tentu masih sangat tinggi dalam diri mereka. Jika memang sudah bertekad untuk membangun bisnis yang serius saat muda, maka buang semua keinginan untuk mencoba coba tren yang ada, lebih baik Anda langsung belajar dari banyaknya anak muda yang sukses sebagai pengusaha.

Berani Memulai

Apapun bisnis yang Anda inginkan atau sedang direncanakan, beranilah untuk memulainya. Jangan pernah takut mencoba, meskipun ada banyak risiko yang nantinya akan dihadapi. Namun yang patut Anda ingat selalu adalah untuk selalu mau mencari sesuatu hal yang baru dan jangan ragu untuk memulai bisnis Anda.

Artikel Terbaru

[recent][fbig1][#1d8bee]

Bisnis

[Bisnis][fbig1][#1d8bee]

Asuransi

[Asuransi][fbig1][#1d8bee]

Wisata

[Wisata-Indonesia][fbig1][#1d8bee]

Ikuti Informasi Menarik Dari Kami Melalui Email

Diberdayakan oleh Blogger.