Kita semua mungkin sudah tau bahwa bensin merupakan bahan bakar utama untuk mesin mobil. Cara kerja bensin setelah dimasukkan ke dalam tangki mobil yakni adanya reaksi pembakaran antara udara, bensin, dan percikan api. Sehingga terjadi pembakaran yang menimbulkan ekspansi, energy yang ada dalam ekspansi pembakaran nantinya akan diubah ke gerakan putar melalui mekanisme poros engkol.

Ternyata, bahan baka mesin tidak hanya bensin. Ini dikarenakan mesin pada kendaraan terbagi beberapa tipe. Sekitar tiga jenis mesin mobil bila dilhat dari bahan bakarnya yaitu mesin bensin, mesin diesel, dan BBG. Berikut kelebihan dari masing-masing bahan bakar mesin.

Tipe pertama yang banyak digunakan adalah bensin. Tipe ini biasa digunakan untuk kendaraan berukuran sedang dan kecil. Menggunakan bensin dikarenakan bensin merupakan salah satu minyak bumi yang mudah dibakar dan hasil pembakarannya tidak terlalu meningkatkan emisi buruk. Sehingga bahan bakar ini massif digunakan oleh pemilik kendaraan bermobil. Kelebihan bensin adalahRPM mesin bisa sangat tinggi akan tetapi torsi mesin tidak besar.

Kedua adalah diesel. Mesin diesel atau solar banyak digunakan pada kendaraan besar seperti truk, bus, alat berat, serta lokomotif. Pada mobil penumpang, SUV atau MPV menggunakan diesel. Mesin diesel digunakan pada kendaraan yang besar sebab memiliki torsi yang lebih besar, walaupun memang RPM kendaraan diesel tidak secepat bensin. Berdasarkan ketersediaan bahan bakar diesel di Pertamina, ada sekitar tiga jenis bahan bakar diesel, yakni pertamina Dex, Dexlite, dan Solar. Pada truk Mitsubishi model terbaru, bahan bakar yang direkomendasikan adalah pertamina Dex, dikarenakan truk ini sudah mengusung Euro 3. Ini menjadi nilai tambah bagi Mitsubishi, selain menjadi truk paling tangguh di Indonesia juga menjadi pelopor kendaraan niaga ramah lingkungan.

Ketiga adalah BBG atau bahan bakar gas. Bahan bakar ini biasa digunakan pada bajaj yang tidak lagi menggunakan mesin 2 tak, namun menggunakan mesin berbahan bakar gas LPG. Selain itu Transjakarta juga menggunakan BBG. BBG tidak banyak digunakan oleh mobil umum sebab ditakutkan adanya kelangkaan bahan bakar gas untuk kebutuhan rumah tangga dan rumah makan.