Hunian vertikal saat ini memang menjadi alternatif untuk para kaum muda yang ingin memiliki hunian, karena keterbatasan lahan untuk membeli rumah dan tanah yang makin hari makin mahal apartemen seperti Green Pramuka City dan apartemen lainnya. Perlu diketahui bahwa apartemen juga memiliki klasifikasi nya. Jenis bangunan apartemen dapat dikelompokan menjadi beberapa jenis berdasarkan sistem kepemilikan, golongan ekonomi penghuninya, arsitektural bangunannya, jenis pembiayaannya, serta sistem pelayanan dan kelengkapannya.

  1. Jenis Apartemen Berdasarkan Sistem Kepemilikannya 

Berdasarkan sistem kepemilikannya, apartemen digolongkan menjadi dua jenis yaitu sebagai berikut.

  • Sistem sewa

Apartemen ini, penghuni hanya membayar sewa unit yang ditempatinya kepada pemilik apartemen dan biasanya dibayar per bulan ataupun per tahun. Biaya untuk keperluan utilitas ditanggung oleh penghuni, sementara biaya maintenance dan gaji pegawai pengelola apartemen ditanggung oleh pemilik.

  • Sistem Beli 

Jenis Apartemen dengan sistem beli dibagi menjadi dua jenis yaitu: kepemilikan bersama dan Condominium.

  1. Jenis Apartemen Berdasarkan Golongan Ekonomi

Perbedaan diantara ketiga jenis apartemen ini hanya terletak pada ukuran ruang pada tiap unit apartemen atau uinian, serta fasilitas yang disediakan oleh apartemen tersebut. Semakin besar ukuran unit dan semakin banyak fasilitas yang tersedia, semakin mahal harga per unit apartemen tersebut.

  1. Jenis Apartemen Berdasarkan Arsitektural Bangunana

Secara arsitektural bangunannya, apartemen digolongkan berdasarkan ketinggian, bangunannya, sirkulasi vertikal, sirkulasi horizontal, penyusunan lantai, bentuk massa, standar besaran ruang, serta jumlah kamar tidur berdasarkan ketinggian bangunan.

  • High Rise Apartemen

Apartemen ini memiliki lantai diatas delapan lantai. Tipe apartemen ini biasanya merupakan golongan apartemen kelas menengah ke atas karena biasanya dibangun pada daerah yang memiliki keterbatasan lahan dan juga harga lahannya yang mahal dengan kontruksi bangunan yang cukup mahal. Apartemen jenis ini berlokasi di tengah kota dan cukup dekat dengan pusat bisnis

  • Mid Rise Apartemen 

Apartemen ini memiliki jumlah lantai antara empat sampai delapan lantai. Apartemen ini banyak ditemui pada kota-kota di negara berkembang dengan kepadatan penduduk nya yang tinggi

  • Low Rise Apartemen 

Apartemen ini memiliki jumlah lantai antara dua sampai empat lantai. Apartemen jenis ini pada umumnya terletak di daerah pinggiran kota dengan kepadatan penduduk yang rendah. Memiliki banyak ruang terbuka hijau dan tempat parkir yang dekat dengan bangunan, serta ruang terbuka yang luas untuk memisahkan antara massa bangunan.

  1. Jenis Apartemen Berdasarkan Jenis Pembiayaannya

Untuk jenis pembiayaannya, apartemen dapat digolongkan menjadi dua yaitu

  • Apartemen yang dibiayai oleh pemerintah
  • Apartemen yang dibiayai oleh Investor atau swasta

Perbedaan diantara kedua jenis apartemen ini berpengaruh terhadap status kepemilikan unit-unit dalam apartemen tersebut. Apartemen yang dibiayai oleh pemerintah relative mempunyai harga yang lebih murah daripada apartemen yang dimiliki oleh swasta.

  1. Berdasarkan Bentuk Massa Bangunan
  • Tower 

Pada jenis apartemen berbentuk tower, lebar dan panjang bangunan lebih kecil dibandingkan dengan ketinggian bangunan, sehingga bentuk bamgunan seperti tiang. Biasanya ketinggian bangunannya diatas 20 lantai. Sistem sirkulasinya menggunakan core karena menggunakan lift. Yang juga terbagi menjadi tiga yaitu single tower, dan multi tower.

  • Slab 

Pada bentuk ini antara tinggi bangunan dan lebar bangunana memiliki dimensi yang sebanding sehingga bangunana berbentuk seperti kotak yang pipih. Biasanya memiliki koridor yang memanjang dengan unit-unit yang berada di salah satu atau kedua sisi koridor.